SHNet, Jakarta — Siloam Hospitals Asri, rumah sakit dengan layanan unggulan urologi dan nefrologi dalam jaringan Siloam International Hospitals, mencatatkan sejarah penting dengan merayakan pencapaian lebih dari 500 tindakan transplantasi ginjal dalam hampir 10 tahun terakhir.
Keberhasilan transplantasi ginjal ke-500 dicapai Siloam Hospitals Asri pada pertengahan Januari 2026. Selain itu, Siloam Hospitals Asri juga mencatat tingkat keberhasilan pascaoperasi yang melampaui rata-rata transplantasi ginjal di rumah sakit Eropa, dengan fungsi ginjal mencapai 97,9% dalam satu tahun dan 95,7% dalam lima tahun, dibandingkan 96,7% dan 88,1% (berdasarkan data European Renal Association Registry Annual Report 2020). Pencapaian ini mencerminkan dedikasi, inovasi, serta kolaborasi tim multidisiplin Siloam Hospitals Asri dalam memberikan layanan transplantasi ginjal berkualitas tinggi.
Ketua Tim Multidisplin Transplantasi Ginjal Siloam Hospitals Asri, Prof. Dr. dr. Endang Susalit, SpPD-KGH, FINASIM) menjelaskan, saat ini adasekitar 850 juta penduduk dunia menderita penyakit ginjal dengan penyebab utama ginjal diabetik, hipertensi dan radang ginjal.
“Jumlah pasien gagal ginjal yang membutuhkan terapi pengganti terus meningkat dari tahun ke tahun. Meski terapi obat-obatan dan dialisis cukup efektif dalam jangka pendek, hasil jangka panjang dinilai masih terbatas. Transplantasi ginjal kini menjadi pilihan terapi dengan hasil paling optimal untuk memperpanjang harapan hidup pasien,” ujar Prof. Endang pada acara pencapaian 500 transplantasi ginjal Siloam Hospitals Asri: Beyond 500 Kidney Transplants: A Journey of Care, Courage & Hope, di Jakarta, Sabtu (14/02/2026).
Menurutnya, lebih dari 500 tindakan Transplantasi ginjal yang dilakukan oleh Siloam Hospital Asri merupakan sebuah pencapaian penting dalam dunia medis Indonesia.
Ketua tim transplantasi ginjal Siloam Asri, Prof.Dr.dr. Nur Rasyid, menyampaikan bahwa keberhasilan lebih dari 500 transplantasi merupakan hasil kerja tim yang solid. Tim tersebut terdiri dari spesialis urologi, nefrologi, anestesi, hingga perawat terlatih.
“Saat ini terdapat 10 dokter spesialis urologi di Siloam Asri, dengan tujuh di antaranya merupakan konsultan dan tujuh sub spesialis. Hingga hari ini, kami telah melakukan 507 transplantasi ginjal,” ujarnya.
Teknik operasi yang lebih aman
Dalam prosedur donor, tim menggunakan teknik retroperitoneal totally laparoscopic, yang dinilai lebih aman dan minim komplikasi. Dengan metode ini, ginjal donor dapat segera berfungsi, bahkan dalam waktu kurang dari dua menit setelah ditransplantasikan, ginjal sudah menghasilkan urine.
Transplantasi ginjal di Indonesia sendiri masih tergolong terbatas pada awalnya. Pada tahun 2011, jumlah transplantasi ginjal nasional tercatat kurang dari 20 kasus. Kini, dengan dukungan teknologi dan kolaborasi, termasuk kerja sama dengan RSCM, hasil transplantasi dinilai semakin paripurna.
Pada kesempatan yang sama, dr. Grace Frelita, MM, Chief Medical Officer Siloam International Hospitals, menyampaikan bahwa, “Pencapaian 500 transplantasi ginjal ini mencerminkan kekuatan sistem dan ketangguhan tim kami dalam mengelola seluruh proses secara end‑to‑end—mulai dari advokasi donor, skrining pra‑transplantasi, prosedur perioperatif, hingga pemantauan jangka panjang. Keunggulan Siloam Hospitals Asri tidak hanya terlihat dari volume tindakan, tetapi juga dari kemampuan kami menangani berbagai kasus kompleks. Dengan kualitas yang diakui hingga tingkat regional, kami bangga menunjukkan bahwa layanan transplantasi ginjal di Indonesia mampu bersaing dan menjadi rujukan di Asia Tenggara.”
Selain itu, Siloam Hospitals Asri meluncurkan “Sahabat Ginjal Asri” sebagai sarana edukasi serta ruang berbagi pengalaman nyata pasien dan penyintas transplantasi ginjal.
Komunitas ini juga menjadi platform pemberdayaan pasien dan peningkatan kesadaran publik mengenai transplantasi ginjal. “Sejak tahap pemeriksaan awal, persiapan, pelaksanaan transplantasi, hingga tiga bulan pasca transplantasi, seluruh proses berjalan lancar. Saat ini kondisi saya sangat baik, dengan perubahan positif pada tubuh dan fungsi organ yang juga tercermin dari hasil pemeriksaan laboratorium. Saya sangat bersyukur, terlebih di saat banyak pasien harus bergantung pada cuci darah seumur hidup, Alhamdulillah saya mendapatkan kesempatan untuk menjalani transplantasi,” ujar Ali Murtadho, pasien asal Jakarta yang menjalani transplantasi ginjal di Siloam Hospitals Asri pada 15 Oktober 2025.
Perayaan pencapaian 500 transplantasi ginjal Siloam Hospitals Asri adalah apresiasi kepada seluruh tim yang telah berkontribusi pada pencapaian itu serta pengakuan atas keberanian dan perjuangan para pasien transplantasi ginjal. Momentum ini juga menegaskan komitmen Siloam Hospitals Asri untuk terus mengembangkan layanan transplantasi ginjal berkelanjutan, berbasis evidence-based medicine, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Stevani Elisabeth)


















































