SHNet, Jakarta-Sepuluh kaum muda dengan beragam profesi yang tergabung dalam komunitas Let’s AFK atau Away From Keyboard berkolaborasi dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bukit Duri Bercerita, menggelar buka puasa bersama 60 anak dan remaja, Sabtu (21/02/2026). Pendiri dan pengelola TBM Bukit Duri Bercerita, Safrudiningsih atau Kak Ning-nong membuka acara ini kemudian diserahkan sepenuhnya ke Koordinator Let’s AFK, Eli Sulistyowati.
Yang menarik, sebelum acara, ada sesi pengenalan nama dan profesi mereka masing-masing, dipandu Kak Ning-nong. Mulai data engineer, desain interior, creative agency, finance -accounting, teacher coordiation, IT Project and budgeting dan ada juga yang berprofesi pengusaha UMKM. Dari banyak profesi itu, saat acara dimulai, diturunkan ke anak-anak dan remaja TBM Bukit Duri Bercerita dengan mewarnai gambar yang mencerminkan macam-macam profesi.
Saat anak-anak dan remaja mewarnai gambar yang diberikan, anggota komunita Let’s AFK menyebar dan mendamping serta menjawab banyak pertanyaan peserta yang belum paham perintah mewarnai. Keseruan menyeruak sejak awal, tapi kaum muda yang terlihat sabar dan antusias malah menikmati suasana lain di TBM Bukit Duri Bercerita.
Koordinator Let’s AFK, Eli Sulistyowati, mengatakan, komunitas Let’s AFK, Away From Keyboard (AFK) adalah komunitas terbuka di mana kita menyisihkan rutinitas kehidupan sehari-hari pada akhir pekan untuk berinteraksi dengan teman baru dan menikmati aktivitas seru secara offline dan hari ini Let’s AFK menggandeng @bukdur.bercerita untuk bermain, mewarnai, bercerita, dan berbuka puasa bersama ditemani volunteer teman teman Let’s AFK.
“Amazed dengan semangat dan antusias adek adek di TBM Bukdur Bercerita! Kita bercerita dan mewarnai soal cita cita, bermacam macam cita cita dari adik adik dengan berbagai alasan dan semangatnya. Semoga semua mimpi adik adik bisa terwuju, aamiin,” ujar Eli.
Pendiri dan pengelola TBM Bukit Duri Bercerita, Safrudiningsih mengatakan pihaknya selalu terbuka menjaln kerjasama dengan berbagai komunitas dan kalangan perguruan tinggi maupun pegiat literasi. Sebab, kolaborasi jadi kunci keberhasilan dalam banyak kegiatan, termasuk penanaman dan penguatan literasi bagi masyarakat, khususnya anak-anak dna remaja di kawasan Bukit Duri.
“Jadi kami snagat senang saat komunitas Let’s AFK ingin berbuka puasa bersama dengan anak-anak dan remaja TBM Bukit Duri Bercerita. Semoga ilmu, pengalaman dan amal jariah berbagi untuk berbuka bersama, mendapat balasan setimpal dari Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa,” kata Safrudiningsih.
Fikri Navis yang bekerja di bidang UMKM mengatakan, di pojokan gang belakang Alfamart. Sekilas tidak terlihat dari luar. Begitu masuk ke dalam terdapat tempat yang membuatku banyak belajar tentang bersyukur. Yaitu taman baca masyarakat bukit duri (bukdur.bercerita)
Merupakan suatu hal yang baru buatku untuk menjalani ini. Bertemu dengan 10 strangers lain dari @lets.afk, dua pengelola @bukdur. bercerita, serta 60 adik adik yang umumnya di usia 3-14 tahun Selalu ada hal baru yang bisa dipelajari. Pada konteks kali ini adalah bersyukur
“Yaps kenapa bersyukur ? Karena melihat kondisi adik adik ini banyak yang ternyata secara kondisi tidak seberuntung itu. Banyak cerita pahit yang tidak bisa diceritakan di sini karena akan jadi terlalu panjang untuk dibahas. Semoga aja dengan niat baik ini jadi pelipur lara bagi mereka,” katany
Lain lagi pendapat Rara yang punya nama asli Rizky Fakhira dan bekrprofesi sebagai HR di suatu perusahaan. Menurutnya, berbagi menjadi suatu hal yang menghangatkan hati, berbagi cerita, berbagi pengalaman, berbagi bantuan, dan juga kepedulian antar sesama.
“Kesenangan untuk berbagi, terutama dengan anak-anak, kutemukan di TBM Bukit Duri melalui acara yang diselenggarakan oleh komunitas Let’s AFK, pertemuan singkat untuk berbagi kehangatan dan membuka mata kami terhadap apa yang terjadi di sekitar kita, ketika kita sibuk dengan pekerjaan dan kesibukan masing-masing,” paparnya.
Kegembiraan usai kegiatan mewarnai dalam rangka buka puasa bersama Let’s AFK-TBM Bukit Duri BerceritaInspirasi Lanjut Berbuat Baik
Pemudi bernama lengkap Adiva Puteri yang berprofsi sebagai data engineer juga mengungkapkan perasaannya. “Hari ini seneng banget bisa ngumpul bareng anak-anak di TBM Bukit Duri Bercerita yang antusias banget. Meskipun kegiatannya sederhana (mewarnai), tapi energi yang dihasilkan sama adik-adik besar banget dan positif banget,” akunya.
Adiva mengaku senang j bisa kenalan dan ngobrol bareng sama Ibu Safrudiningsi, dan Bapak Suradi yang mengelola TBM Bukit Duri Bercerita. “Jadi terinspirasi buat lanjut berbuat baik teruss. Sehat dan sukses selalu Ibu, Bapak!,” ujarnya.
Pendapat senada dikemukakan Luvina Aliya yang bekerja sebagai creatif agency. “Hari ini aku ikut kegiatan bareng Let’s AFK x Bukit Duri Bercerita, dan seru banget! Kegiatannya mewarnai profesi impian, dan anak-anaknya kelihatan antusias dari awal sampai selesai. Mereka juga pintar, aktif, dan terbuka banget waktu ngobrol sama orang baru,” paparnya.
Menurut Luvina, TBM Bukit Duri Bercerita punya semangat yang luar biasa. Anak-anak diajak suka membaca sejak kecil, jadi waktu luang mereka bisa diisi sama hal yang bermanfaat. Disini mereka bisa pinjam buku dan ceritain kembali isi yang sudah dibaca.
“Cara belajarnya jadi terasa menyenangkan dan bisa melatih kepercayaan diri mereka juga. Semoga ke depan makin banyak kegiatan seperti ini. Selain bermanfaat buat anak-anak, kita yang ikut terlibat juga jadi belajar banyak hal,” tambah Luvina.
Anak-anak serius mewarnai berbagai gambar profesi pekerjaanEnergi Positif Terisi
Euneke Melvi Wijaya yang saat ini aku bekerja sebagai HR di sebuah perusahaan swasta menyatakan perasaan yang sama dengan rekannya, seneng banget ikut kegiatan TBM BUkit Duri Bercerita. Awalnya dia tertarik join karena pengen jadi guru TK tapi ga kesampean, terus di pekerjaan aku sekarang lagi lumayan merasa jenuh jadinya mau cari kegiatan baru. “Seneng banget ketemu anak-anak yang penuh semangat dengan mimpi mimpi mereka yang luar biasa. Seneng juga ketemu sesama teman AFK yang friendly dan keren-keren. Energi aku jadi terisi lagi dan dapet inspirasi banyak dari ibu dan bapak pendiri taman membaca ini,” paparnya
Begitu juga Syafrie Renaldo atau Edo, seorang Teacher Coordinator menceritakan kesannya. , Dirinya mengikuti kegiatan yang diadakan oleh @lets.afk di TBM Bukit Duri Bercerita. Sembari menunggu waktu berbuka puasa, kami mengajak adik-adik menyampaikan cita-cita mereka melalui gambar dan warna yang mereka pilih sendiri. Momen ini jadi pengingat untuk dirinya bahwa hidup bukan cuma soal target dan deadline di kantor.
“Duduk di lantai, menemani mereka mewarnai, membantu memilihkan warna yang berani dan penuh percaya diri, memang terasa sederhana, tapi memiliki makna yang dalam. Melihat mereka tersenyum bangga dengan gambar cita-cita yang mereka buat, hati saya ikut hangat di sore itu,”ungkap Edo
Setelah suntuk dengan ritme kerja yang padat, lanjut Edo, kegiatan ini benar-benar seperti tombol reset. Saya bukan hanya mendapat energi positif dari tawa dan semangat adik-adik, tapi juga belajar dari teman-teman volunteer dengan berbagai latar belakang yang sama-sama ingin berbagi. Ditambah lagi, cerita inspiratif dari Kak Sur dan Kak Ning sebagai pendiri TBM Bukit Duri membuka perspektif saya tentang arti konsistensi dan kepedulian. “Saya pulang dengan energi yang lebih positif dan perspektif baru yang ikut mewarnai hidup saya ke depan,” tambah Edo.
Buka puasa dan foto bersama dengan Kak Sur dan Kak NingBagi Ardyra Layyina atau Dira yang sehari-hari sebagai IT Project and Budgeting kesenangan bisa bertemu adik-adik dengan mimpi-mimpi nyaa yang besar suatu yang sangat surprise! Semoga kelak bisa tercapai semua cita-cita nyaa dan bisa menjadi orang yang bermanfaat untuk orang di sekitarnya.
“Ingin sekali bisa bertemu lagi dengan adik-adik di acara lainnya, ingin mendengar mereka bercerita tentang buku-buku yang mereka baca seperti yang sudah diceritakan kak ning dan kak sur, dan berinteraksi dengan adik-adik yang energi positif nya luar biasa sekali!” paparnya
Kesan singkat tapi mendalam diungkapkan Berlin My Anggelita P.C, yang berprofesi sebagai Finance dan Accounting. Katanya, acaranya seru banget kemarin bisa mewarnai bareng adik-adik di TBM Bukit Duri Bercerita. “Yang paling mengesankan itu bisa ngobrol terkait cita-cita mereka, dan merasakan kalo dulu kita pernah ada di posisi mereka. Rasanya sangat menyenangkan,” ucapnya. (sur)


















































