Seharian Duduk? Ini Bahaya Kesehatan yang Mengintai Tubuhmu!

3 weeks ago 18
Ilustrasi

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Pernahkah kamu menyadari berapa jam yang kamu habiskan hanya untuk duduk setiap harinya? Entah saat bekerja di depan komputer, menonton serial favorit, atau saat di perjalanan, tubuh kita semakin terbiasa diam terlalu lama. Padahal, diam bukan berarti aman.

Penelitian medis dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa duduk terlalu lama bisa membawa risiko kesehatan serius bahkan ada yang menyebutnya sebagai “the new smoking” alias kebiasaan berbahaya baru di era modern.

Diam Tak Selalu Damai: Ini 10 Dampak Buruk Duduk Terlalu Lama

Dilansir dari alodokter, 10 dampak buruk akibat duduk terlalu lama diantaranya:

  1. Nyeri Kronis di Punggung dan Pinggul
    Duduk berjam-jam membuat otot menjadi tegang dan postur tubuh berubah. Akibatnya, bisa timbul nyeri punggung bawah dan bahkan nyeri leher kronis.
  2. Perut Buncit & Metabolisme Melambat
    Kurangnya gerak menghambat kerja enzim yang memecah lemak dan gula. Alhasil, tumpukan lemak di perut makin menonjol dan metabolisme tubuh jadi lebih lambat.
  3. Trombosis Vena Dalam (DVT)
    Ini salah satu risiko paling diam-diam tapi mematikan. Pembekuan darah yang terjadi karena kurangnya pergerakan bisa berpindah ke paru-paru dan berujung fatal.
  4. Otot Melemah & Risiko Cedera Naik
    Bokong dan paha jadi "malas" bekerja. Lama-lama, otot-otot ini bisa mengalami atrofi alias penyusutan otot, yang membuat tubuh mudah cedera bahkan saat bergerak ringan.
  5. Obesitas Mengintai
    Duduk terlalu lama mengurangi pembakaran kalori harian. Jika disertai kebiasaan ngemil, berat badan bisa naik tanpa disadari.
  6. Risiko Osteoporosis Meningkat
    Kurangnya aktivitas fisik berdampak pada kepadatan tulang. Dalam jangka panjang, ini bisa memicu osteoporosis atau pengeroposan tulang.
  7. Diabetes Lebih Dekat
    Sensitivitas tubuh terhadap insulin menurun jika terlalu sering duduk. Studi menunjukkan bahwa kebiasaan ini bisa meningkatkan risiko diabetes hingga 112%.
  8. Kanker Tertentu Lebih Mungkin Terjadi
    Meski belum pasti sebab-akibatnya, penelitian menunjukkan bahwa duduk lama berkaitan dengan risiko kanker usus, paru-paru, dan kandung kemih.
  9. Penyakit Jantung Mengintai
    Orang yang terlalu lama duduk punya risiko dua kali lipat terkena serangan jantung atau stroke dibandingkan mereka yang lebih aktif.
  10. Kualitas Hidup Menurun
    Dari rasa pegal, lesu, hingga suasana hati yang buruk, semua bisa berasal dari satu kebiasaan pasif: terlalu banyak duduk.

Lawan Risiko Ini dengan Cara Sederhana tapi Konsisten

Untungnya, kamu bisa melawan bahaya duduk terlalu lama dengan beberapa langkah kecil tapi berdampak besar:

  • Bangkit dan jalan-jalan ringan setiap 30 menit sekali.
  • Gunakan standing desk saat bekerja jika memungkinkan.
  • Bergerak saat teleponan atau sambil brainstorming.
  • Naik tangga, bukan lift, jika cuma 1–2 lantai.
  • Sisipkan aktivitas fisik seperti stretching, yoga, atau menari di sela-sela kerja.
  • Buat jadwal olahraga rutin minimal 3 kali seminggu.
  • Untuk anak-anak, batasi screen time dan dorong aktivitas fisik yang menyenangkan.

Kesimpulan: Bergerak Itu Kebutuhan, Bukan Pilihan

Duduk memang tidak bisa dihindari, terutama bagi kamu yang bekerja di balik meja. Tapi membiarkan tubuh terlalu lama pasif bisa jadi bumerang bagi kesehatanmu. Mulailah dari perubahan kecil dari alarm pengingat hingga mengganti kursi biasa dengan standing desk karena gerakan kecil hari ini bisa menyelamatkan hidupmu di masa depan.(*)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan