
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID --Radar Coffee, kafe yang baru beroperasi sejak Februari 2024, menawarkan konsep unik sebagai tempat nongkrong yang ramah bagi komunitas. Nama "Radar" diambil dari menu andalan mereka, telur dadar, yang melambangkan peran kafe ini sebagai "radar" untuk mencari tempat berkumpul yang nyaman dan hangat.
Menurut La Ode Saiful Rachman, Owner yang akrab disapa Chef Laode, Radar Coffee didirikan dengan tujuan memenuhi kebutuhan komunitas yang sering kesulitan menemukan tempat untuk berkumpul.
"Kami ingin menciptakan basecamp yang nyaman untuk berbagai komunitas," ujar Chef Laode.
Dengan konsep semi outdoor yang santai, Radar Coffee menjadi pilihan berbagai komunitas untuk mengadakan acara seperti diskusi, nonton bareng (nobar), hingga bazar.
"Halaman outdoor yang luas memudahkan kami untuk mengakomodasi berbagai kegiatan," jelasnya.
Fasilitas yang disediakan di kafe ini sangat lengkap. Mulai dari semi panggung untuk acara, speaker, infocus, toilet, hingga musholla yang luas, menjadikan Radar Coffee tempat yang ideal untuk bersosialisasi maupun beraktivitas.
Menu di Radar Coffee juga beragam, mulai dari minuman kekinian seperti kopi aren, kopi pandan, hingga coklat signature "Gila Coklat" dengan harga Rp15.000–Rp20.000.
Untuk makanan, nasi radar menjadi menu andalan, berupa nasi dengan telur dadar yang divariasikan dengan lauk seperti ayam, daging, dan ikan, dengan harga mulai dari Rp15.000 hingga Rp30.000.
Selain itu, konsep penyajian bernuansa jadul dengan piring dan gelas yang membawa pengunjung bernostalgia dengan suasana tempo dulu, menambah daya tarik kafe ini.
Radar Coffee buka setiap hari dari pukul 08.00 pagi hingga 12.00 malam, kecuali pada hari besar seperti lebaran atau tahun baru. Dengan harga yang terjangkau dan suasana yang nyaman, kafe ini menjadi tempat favorit bagi mahasiswa dan komunitas.
Radar Coffee tidak hanya sekadar tempat minum kopi, tetapi juga ruang untuk berkumpul, menikmati makanan lezat, dan merasakan kehangatan komunitas. (b/abd)