
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID- PT PLN (Persero) Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Baubau bekerja sama dengan Pemerintah Kelurahan Kalialia menggelar sosialisasi bertema "Bahaya Listrik dan Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Sektor Ketenagalistrikan."
Ricky Andreas, Manager PLN ULTG Baubau mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari edukasi dan upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terhadap risiko kelistrikan, serta memperkuat koordinasi antara PLN dan pemerintah di tingkat kelurahan.

"Melalui sosialisasi ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan kelistrikan di lingkungan mereka. Bahaya seperti layang-layang yang tersangkut di kabel transmisi bukanlah hal sepele. Sebab, dapat membahayakan jiwa sekaligus mengganggu pasokan listrik," ungkap Ricky Andreas dalam keterangan tertulisnya.

Kelurahan Kalialia dipilih sebagai lokasi edukasi (sosialisasi), karena wilayah ini dilalui oleh jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), yang memiliki potensi bahaya tinggi jika terdapat bangunan, pohon, atau benda asing seperti layang-layang yang terlalu dekat atau bahkan tersangkut pada jaringan transmisi.
Dalam sosialisasi ini, masyarakat diberikan pemahaman tentang: Jarak aman terhadap jaringan listrik bertegangan tinggi, bahaya sengatan listrik dan korsleting, risiko serius dari layang-layang yang tersangkut di jaringan transmisi, yang dapat menyebabkan gangguan aliran listrik, percikan api, hingga kebakaran. Serta tindakan preventif dan prosedur pelaporan ke pihak PLN, jika menemukan kondisi jaringan yang berpotensi membahayakan.

PLN bersama Pemerintah Kelurahan Kalialia berharap kegiatan ini dapat mendorong: Peningkatan kesadaran masyarakat dalam menggunakan listrik secara aman, peran aktif warga dalam melaporkan potensi bahaya di sekitar jaringan listrik. Kemudahan pelaporan melalui aplikasi PLN Mobile. Hingga terwujudnya lingkungan kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Ricky menambahkan, kolaborasi ini bukanlah kegiatan satu kali, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan PLN ULTG Baubau, dalam mengedukasi masyarakat serta melakukan mitigasi risiko ketenagalistrikan.
"Kami juga mendorong pemanfaatan layanan digital seperti PLN Mobile sebagai kanal komunikasi yang efektif antara PLN dan pelanggan," imbuh Ricky. Untuk diketahui, kegiatan ini dilaksanakan, Kamis, 31 Juli 2025 lalu. (KP)