Kendaripos.co.id - Pemerintah Kota Kendari tengah berupaya keras membersihkan 15 bangkai kapal yang masih tersisa di kawasan Papalimba sebagai persiapan menjelang acara internasional UCLG ASPAC. Area ini akan menjadi lokasi gala dinner bagi para tamu, sehingga kebersihan dan keindahan kawasan menjadi prioritas utama agar acara berjalan dengan lancar dan berkesan.
Wakil Walikota Kendari, Sudirman, mengungkapkan bahwa rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) telah digelar untuk mengatasi permasalahan tersebut. Ia menegaskan bahwa dalam tiga hari ke depan, seluruh bangkai kapal harus sudah dibersihkan agar area Papalimba bebas dari sisa-sisa kapal yang mengganggu pemandangan dan kenyamanan.
Target Penyelesaian dan Penegakan Peraturan
"Dalam tiga hari ini, ditargetkan bisa selesai," jelas Sudirman saat ditemui usai rapat pemusnahan sisa bangkai kapal di Balai Kota Kendari pada Selasa (31/3/2026). Ia menambahkan bahwa puluhan bangkai kapal sebelumnya sudah berhasil dibersihkan, namun kondisi laut yang kurang mendukung membuat proses pembersihan belum sepenuhnya rampung.
Lebih lanjut, hasil rapat dengan berbagai Otonomi Perangkat Daerah (OPD) telah menyepakati pembuatan peraturan khusus terkait penyimpanan bangkai kapal. Sudirman menegaskan bahwa pemilik kapal yang masih menyimpan bangkai kapalnya akan dikenakan sanksi tegas.
"Kita sudah bicarakan di rapat tadi dan akan ada peraturannya," pungkasnya.
Kesiapan Menyambut Acara Internasional
Sudirman memastikan bahwa persiapan untuk menyambut acara UCLG ASPAC saat ini sedang dalam proses dan berjalan sesuai rencana. Ia optimis bahwa pada hari pelaksanaan, semua persiapan akan selesai dan kawasan Papalimba sudah dalam kondisi terbaik untuk menerima tamu internasional.


















































