Menteri Ekraf Sebut Papua Jadi Prioritas Pengembangan Ekonomi Kreatif

11 hours ago 2

SHNet, Jakarta– Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) akan mengakselerasi ekonomi kreatif di Kepulauan Yapen, Papua, dengan dua strategi utama, yakni memberdayakan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak pemasaran dan mengembangkan potensi musik lokal agar go nasional. Langkah ini merupakan bagian dari realisasi fokus pemerintah menjadikan Papua sebagai provinsi prioritas pengembangan ekonomi.

“Papua merupakan salah satu dari 15 provinsi prioritas pengembangan ekonomi yang difokuskan Presiden dalam lima tahun ke depan. Hal ini dapat kita tingkatkan melalui pelatihan konten kreator atau afiliator bagi para pegiat usaha di koperasi desa agar hasil-hasil kreatif masyarakat, seperti olahan kuliner berbahan baku kekayaan alamnya, dapat dipasarkan lintas kabupaten hingga provinsi. Hal ini juga selaras dengan kerja sama yang telah kita lakukan bersama Kementerian Koperasi,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky dalam pertemuan dengan Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, Kamis (28/8) di Cipete, Jakarta.

Menteri Ekraf turut menyoroti peluang akselerasi potensi musik di Papua, khususnya Kepulauan Yapen. Menteri Ekraf menegaskan peran Kementerian Ekraf sebagai akselerator dan fasilitator bagi pegiat musik lokal agar mendapat rekognisi nasional dan global, sehingga dapat mendorong kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah.

“Di Merauke, kami pernah melakukan kurasi terhadap puluhan penyanyi baru hingga terpilih enam terbaik yang kemudian difasilitasi pembuatan video klip bersama videografer lokal. Program serupa seperti ‘Akselerasi Kreatif Musik’ mungkin dapat diterapkan di Kepulauan Yapen agar musik tidak hanya menjadi ekspresi budaya, tetapi juga kekuatan baru bagi ekonomi daerah,” jelas Menteri Ekraf.

(Dok. Biro Komunikasi Kemenekraf)

Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Kementerian Ekraf dalam mengangkat potensi musik daerah. Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen menilai langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan daerah dalam pengembangan subsektor ekonomi kreatif, khususnya seni musik.

“Seni musik menjadi salah satu subsektor ekraf yang kami prioritaskan karena merupakan identitas budaya Papua. Di Kepulauan Yapen sudah ada 15 kelompok musik yang aktif berkarya. Dukungan Kementerian Ekraf akan semakin memperkuat potensi ini sehingga musik Yapen dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi daerah dan dikenal lebih luas,” ujar Bupati Benyamin.

Kabupaten Kepulauan Yapen sendiri merupakan bagian dari Provinsi Papua dengan ibu kota di Serui Kota. Daerah ini terbentuk dari pemekaran Kabupaten Yapen Waropen dan memiliki luas wilayah daratan dan perairan sekitar 7.146 km².

Yapen menyimpan potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, mulai dari kuliner dan kriya berbahan baku laut dan hutan, fesyen dan musik tradisional, hingga film, animasi, serta ekowisata yang memanfaatkan panorama bahari dan alam yang masih asri.

Kementerian Ekraf terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di berbagai daerah. Penjajakan kolaborasi dengan Kabupaten Kepulauan Yapen sejalan dengan visi pemerintah menjadikan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth, di mana pengembangan karya lokal berbasis kearifan lokal didorong untuk naik kelas, berdaya saing global, dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Turut hadir mendampingi Menteri Ekraf, Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Media, Bulqis Chairina. Hadir pula mendampingi Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Yapen Jumirto Dwi Bongga. (Stevani Elisabeth)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan