Kepala OPD Diminta Segera Terjemahkan Visi Misi Bupati

1 month ago 36
Sekab Mubar, LM. Husein Tali

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) berupaya mewujudkan program 100 hari kerja bupati Mubar, La Ode Darwin. Untuk itu Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Mubar diminta segera menerjemahkan visi dan misi bupati dalam bentuk program kerja. Sehingga setelah Bupati Mubar mengikuti retret kepala daerah dan kembali ke Mubar program kerja 100 hari langsung dijalankan.

“Segera mereka menerjemahkan visi dan misi bupati menjadi program kerja. Itu yang utama,” kata Sekretaris Kabupaten (Sekab) Mubar, LM. Husein Tali.

Lanjutnya, para pimpinan OPD harus segera menyesuiakan diri dengan pemerintahan yang baru. Dalam artian ritme dan program kerja yang akan dilaksanakan harus sejalan dengan visi dan misi bupati Mubar. Sehingga apa yang telah diprogramkan dan direncanakan oleh bupati Mubar dapat terealisasi dengan baik.

“Teman-teman OPD jangan sampai masih terbawah dengan ayunan pemerintahan sbelumnya. Ini sudah pemerintahan baru, jadi pola kerja harus kita menyesuaikan. Karena Kepala OPD adalah pembantu bupati dibidangnya masing-masing. Jadi segera melaksanakan tugas - tugas itu,” pintahnya.

La Ode Darwin telah detail meyampaikan visi dan misinya yang secara umum terfokus pada tiga sektor yaitu pertanian, perikanan dan peternakan. Tentunya diikuti dengan pembangunan pada sektor lain seperti pariwisata, perhubungan dan lainnya. Program-program itu akan terlaksana dengan baik tergantung dari para OPD. Kemudian dalam pelaksanaanya tentu akan ada reward dan punishment sebagai kosekuensi logis dari pelaksanaan manajemen kinerja termasuk ASN dalam hal ini kepala OPD.

“Itukan bagian dari evaluasi oleh pimpinan. Tetapi kita inginkan semua melaksanakan itu (visi misi bupati,red). Tetapi jika ada yang tidak maksimal maka itu bagian dari evaluasi,” ucapnya.

Jenderal ASN Mubar itu menambahkan upaya untuk menyukseskan visi misi bupati dalam program 100 hari kerja pertama ini telah dilakukan. Yaitu dengan menyiapkan seluruh personil ASN untuk medukung 100 hari kerja bupati. Kemudian merumuskan secara ril apa yang harus dikerja bersama. Semua telah dibahas bersama sebelum pelantikan dilakasanakan.

“Dalam program 100 hari itu mungkin tidak semua OPD menjadi prioritas. Kemungkinan yang banyak itu pada sektor pertanian dan peternakan, perikanan serta beberapa yang lainnya. Tetapi semua OPD harus tahu,” pungkasnya. (ahi/b)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan