Jet Tempur Siluman AS yang Diklaim Anti Radar Dihantam Rudal Iran, IRGC Bidik Kapal Musuh di Teluk Persia dan Selat Hormuz

9 hours ago 2

KENDARIPOS.CO.ID -- Satu unit jet tempur F-35 Amerika Serikat (AS) terpaksa mendarat darurat di pangkalan militer Timur Tengah setelah terkena rudal yang diyakini ditembakkan oleh Iran.

Juru Bicara Komando Pusat AS (Centcom) Tim Hawkins mengatakan, jet tempur siluman generasi kelima tersebut sedang menjalankan misi tempur di langit Iran saat terkena tembakan.
"Pilot dalam kondisi stabil. Insiden ini sedang diselidiki," ujarnya, dikutip dari CNN, Jumat (20/3/2026).

Insiden ini menjadi yang pertama kali jet tempur F-35 AS kena tembak rudal Iran sejak pecahnya perang pada 28 Februari lalu. Selain AS, Angkatan Udara Israel juga menggunakan jet tempur seharga lebih dari 100 juta dolar AS itu dalam perang tersebut.

Insiden F-35 AS ini terjadi saat para pejabat AS terus membanggakan klaim mereka telah berhasil memenangkan perang melawan Iran. Bahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan, AS menang telak atas Iran serta telah menghancurkan sistem pertahanan udara.

Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan kesiapannya untuk melawan setiap rencana yang disusun oleh musuh-musuh Iran di perairan teritorialnya, termasuk Selat Hormuz.

Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Kamis, (19/3/2036) Angkatan Laut IRGC mengumumkan operasi barunya yang dilakukan sebagai bagian dari gelombang serangan ke-63 sebagai balasan atas agresi ilegal AS-Israel terhadap Iran.

Dikatakan mereka telah menghancurkan "target-target utama" di pangkalan AS di al-Dhafra dan Minhad di UEA, serta al-Adairi di Kuwait, dan Mina Salman di Bahrain.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan