
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Di tengah rutinitas pagi yang padat, sarapan kerap menjadi korban pertama yang dikorbankan. Mulai dari terburu-buru kerja, sibuk menyiapkan anak sekolah, hingga diet ketat, semua sering dijadikan alasan untuk melewatkan waktu makan paling penting ini.
Padahal, melewatkan sarapan secara rutin tak hanya bikin perut keroncongan, tapi juga berdampak pada kesehatan jangka panjang. Mulai dari masalah metabolisme, peningkatan kolesterol, hingga gangguan konsentrasi bisa muncul jika tubuh terus dibiarkan ‘kosong’ di pagi hari.
Berikut 4 alasan sarapan pagi itu sangat penting dilansir dari halodoc, diantaranya:
1. Sarapan = Bahan Bakar Otak
Sarapan di pagi hari tak ubahnya seperti mengisi ulang energi setelah tidur semalaman. Setelah lebih dari 8 jam berpuasa, tubuh butuh glukosa untuk mengaktifkan otak dan otot. Tanpa glukosa yang cukup, kamu bisa merasa lemas, susah konsentrasi, bahkan mudah emosional.
Nutrisi seperti karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat penting untuk fungsi otak, terutama saat harus bekerja atau belajar seharian. Jadi, jangan biarkan otakmu ‘ngebul’ cuma karena lupa sarapan, ya!
2. Cegah Penyakit Metabolik Sejak Pagi
Rutin sarapan dengan menu bergizi, seperti sereal gandum, buah, dan telur rebus, terbukti bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menstabilkan kadar gula darah. Hal ini sangat penting untuk mencegah penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung.
Sebaliknya, melewatkan sarapan malah bisa meningkatkan risiko resistensi insulin dan peningkatan trigliserida, yang jadi pemicu sindrom metabolik. Sarapan sehat = investasi jangka panjang untuk tubuhmu.
3. Sarapan Membantu Menurunkan Berat Badan
Banyak orang salah paham, mengira melewatkan sarapan bisa membantu menurunkan berat badan. Nyatanya, justru sebaliknya. Orang yang rutin sarapan cenderung makan lebih terkontrol sepanjang hari dan tidak kalap saat makan siang.
Sarapan membantu mengatur hormon lapar dan kenyang (ghrelin dan leptin), sehingga kamu tidak mudah tergoda camilan tidak sehat. Kuncinya, pilih menu berprotein tinggi dan berserat, bukan makanan tinggi gula atau gorengan.
4. Lengkapi Asupan Nutrisi Harian
Jika kamu rutin sarapan dengan menu yang seimbang, kemungkinan besar kamu juga memiliki pola makan yang lebih sehat secara keseluruhan. Sarapan bisa jadi momen penting untuk memasukkan vitamin, mineral, dan serat yang mungkin tak kamu dapatkan di siang atau malam hari.
Coba kombinasi seperti ini:
- Sereal gandum utuh + susu rendah lemak
- Telur rebus + roti panggang
- Yogurt + potongan buah segar
- Smoothie hijau + oatmeal
Tips Sarapan Sehat yang Praktis
- Luangkan waktu minimal 15 menit untuk sarapan
- Hindari makanan tinggi lemak jenuh dan gula berlebih
- Siapkan bahan sarapan sejak malam hari untuk menghemat waktu
- Pilih makanan yang mudah dicerna tapi tetap mengenyangkan (*)