Empat Kabupaten di Sultra Terima Hibah PLTS

1 month ago 32
Ilustrasi

-- Ratusan Rumah Kini Teraliri Listrik

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Empat kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima hibah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari Korea International Cooperation Agency (KOICA) melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Proyek yang diinisiasi sejak tahun 2019 dan rampung tahun 2023 ini telah berhasil menyalurkan listrik berbasis energi terbarukan ke ratusan rumah di desadesa penerima.

Kepala Dinas ESDM Sultra, Andi Azis, melalui Kabid Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM Sultra, Dewi Rosaria Amin, hibah PLTS ini disalurkan kepada empat kabupaten, yakni Bombana, Muna, Muna Barat, dan Konawe Selatan (Konsel).

Di Bombana, tiga desa yang mendapat fasilitas PLTS adalah Dusun Pulau Baliara, Desa Baliara, Kecamatan Kabaena Barat sebanyak 104 rumah, daya 34,88 kilowatt peak/KWp, Dusun Pulau Bangko, Desa Baliara, Kecamatan Kabaena Barat 139 rumah dengan daya 47,96 KWp, serta Dusun Boepapa Desa Lengor, Kecamatan Kabaena Tengah sebanyak 150 rumah, daya 45,78 KWp.

Di Kabupaten Muna, hibah PLTS diberikan kepada Desa Wangkolabu, Kecamatan Towea, yang mencakup 182 rumah dengan total daya 89,38 KWp. Sementara di Kabupaten Muna Barat, penerima manfaat adalah Desa Tasipi, Kecamatan Tiworo Utara, dengan 190 rumah dan daya 74,12 KWp.

Konawe Selatan mendapat alokasi hibah untuk dua desa, yakni Desa Tambolosu, Kecamatan Laonti (306 rumah, daya 71,94 KWp) dan Desa Malaringgi, Kecamatan Laonti 177 rumah, daya 75,21 KWp.

“Kini, masyarakat di desa-desa tersebut sudah menikmati manfaat listrik berbasis energi terbarukan,”ujarnya, Rabu (26/2).

Pengelolaan PLTS ini diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang turut mengembangkan usaha pendamping seperti depot galon isi ulang, produksi es batu, pengadaan kapal, serta pangkalan pengecer gas. Menurutnya keberlangsungan fasilitas ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat dalam merawat dan menjaga peralatan yang telah dibangun dengan biaya yang tidak sedikit.

“Biaya pembangunannya tidak murah, jadi kami berharap masyarakat bisa menjaga dan merawatnya agar listrik tetap bisa digunakan dalam jangka waktu lama,” harapnya.

Ia menambahkan hibah PLTS ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan bagi pemenuhan kebutuhan listrik di daerah-daerah terpencil, sekaligus mendukung upaya transisi energi menuju sumber daya terbarukan di Sultra.

“Dengan hadirnya PLTS, diharapkan masyarakat di wilayahwilayah terpencil dapat menikmati pasokan listrik yang andal dan ramah lingkungan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan ekonomi lokal,” pungkasnya. (rah/b)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan