
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) melalui Dinas Kesehatan, meluncurkan program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) berbasis hari ulang tahun (HUT) di Puskesmas Puunggaluku, Kecamatan Laeya, Selasa (18/2).
Agenda tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Konsel, dr. H. Boni Lambang Pramana, serta para Kepala Puskesmas se-Konsel dan Kepala Desa di Kecamatan Laeya.
Boni menjelaskan, program ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan kesehatan di daerah. Menurutnya, dibutuhkan strategi yang efektif untuk memastikan hasil terbaik dalam pelayanan kesehatan masyarakat, salah satunya melalui PKG.
“Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini faktor risiko kesehatan, kondisi pra, hingga penyakit itu sendiri. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan penanganan lebih cepat,” ujar Boni, kemarin.
Ia menjelaskan, PKG HUT dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dengan memanfaatkan momentum ulang tahun sebagai pengingat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Program ini dilaksanakan di fasilitas kesehatan yang telah menerapkan sistem integrasi layanan primer (ILP) berbasis klaster sesuai dengan kelompok usia masyarakat.
Beberapa klaster yang menjadi fokus layanan meliputi anak dan remaja, ibu, Lansia, serta dewasa. Sebagai bentuk dukungan terhadap program ini, Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga telah menerbitkan surat edaran nomor 400.71/995/2025 yang mendorong pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis berbasis HUT sesuai siklus hidup masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh Puskesmas di Konawe Selatan dapat menjalankan program ini dengan baik. Terima kasih kepada tenaga kesehatan yang telah berkomitmen menjalankan PKG. Semoga program ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambah dr. Boni.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Punggaluku, dr. Ade Heri Budiman, menjelaskan, pihaknya siap memberikan layanan PKG kepada masyarakat Kecamatan Laeya dan sekitarnya.
“Untuk memerluas jangkauan, program ini juga akan dijalankan di Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar pada beberapa desa, seperti di Torobulu, Anggoroboti dan Lerepako,” terangnya.
Ia juga menegaskan, PKG berbeda dengan pengobatan. Karena program ini berfokus pada pemeriksaan kesehatan secara gratis, bukan pemberian obat.
“Pada tahap awal ini, layanan PKG diberikan kepada masyarakat yang berulang tahun antara tanggal 1 hingga 18 Februari, dan berlaku hingga 30 hari setelah ulang tahun mereka,” jelasnya.
Masyarakat yang ingin mengetahui persyaratan dan informasi lebih lanjut mengenai PKG dapat mengaksesnya melalui aplikasi Satu Sehat Mobile. Sebagai target awal, Kecamatan Laeya diproyeksikan melayani sekitar 1.932 orang atau setara dengan lima persen dari total populasi yang menjadi sasaran pemeriksaan kesehatan. (b/ndi)