Kendaripos.co.id – Ibadah haji identik dengan aktivitas fisik yang berat sehingga membutuhkan kesiapan kesehatan yang prima. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Bimbingan Manasik Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Baubau Tahun 1447 H/2026 M yang digelar Selasa, 3 Februari 2026, di Kantor Kementerian Agama Kota Baubau.
Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Baubau memberikan penyuluhan kesehatan haji dengan menekankan pentingnya tiga kesiapan utama bagi calon jamaah, yakni iman yang mantap, ilmu yang mantap, serta fisik dan kesehatan yang mantap. Penyuluhan disampaikan secara komprehensif, mulai dari risiko penyakit menular, dehidrasi, heat stroke, edukasi kesehatan ramah lansia, hingga pengelolaan penyakit bawaan.

Narasumber yang mewakili Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, Yuslina, SKM., M.Si, selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, mengatakan bahwa kesiapan fisik menjadi faktor penting dalam kelancaran ibadah haji.
“Ibadah haji sangat mengandalkan kemampuan fisik. Karena itu, calon jamaah harus mempersiapkan kesehatan sejak dini agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan aman dan optimal,” ujar Yuslina.

Ia menjelaskan, tujuan utama manasik adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemandirian calon jamaah haji dalam menjaga kesehatan fisik dan mental guna mencapai istithaah kesehatan.
“Manasik ini tidak hanya membekali jamaah dengan tata cara ibadah, tetapi juga membangun kesadaran untuk menjaga kesehatan, mencegah penyakit menular, serta memahami cara penanganan risiko kesehatan selama berada di Tanah Suci,” tambahnya.

















































