
-Angka Prevalensi Stunting Buteng 24 Persen
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Bupati Buton Tengah (Buteng), Dr. Azhari memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Hal ini ia sampaikan, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Aula Kantor Bupati Buteng, Selasa (5/8/2025).
"Progran GENTING ini bagus. Kita dukung. Saya yakin, penyebab utama stunting adalah perilaku orang tua. Maka dari itu, kita akan benahi dari hulunya,” tegas Azhari, Selasa (5/8/2025).
Bupati Azhari yang juga mantan Rektor USN ini menambahkan, akan menata berbagai permasalahan sosial di Buteng. Mulai dari pernikahan dini, pernikahan tanpa pencatatan resmi (kartu nikah), hingga aktivitas nelayan yang masih menggunakan bom ikan.
Program GENTING merupakan salah satu quick win dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN. Tujuannya, menekan angka stunting melalui pendekatan gotong royong dan keterlibatan masyarakat, khususnya ASN.
Sebelumnya, dalam rapat koordinasi bersama ASN dan BKKBN Sultra, Sekretaris Daerah (Sekda) Buteng, Rijal, mengajak 120 peserta rapat, yang seluruhnya ASN, untuk mendukung program tersebut dengan bershadaqah secara rutin setiap bulan.
Besarannya disarankan, antara Rp10.000 hingga Rp20.000 per orang. Ajakan ini disambut serempak dan setuju oleh peserta rapat. Peserta rakor terdiri dari para kepala instansi, camat se-Kabupaten Buton Tengah, serta unsur-unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Rijal yang juga mantan Penyuluh KB Wilayah Kabupaten Muna dan Buton Tengah, menekankan pentingnya data dalam penanganan stunting.
Ia menjelaskan, data ibu hamil, ibu menyusui, dan balita harus valid dan terpilah: stunting karena sakit, kemiskinan, atau karena faktor perilaku.
“Di Buteng, salah satu penyebab utama stunting adalah perilaku, termasuk dampak dari pernikahan dini. Kadang, ibu-ibu muda menitipkan anaknya ke nenek lalu pergi joget. Neneknya pun tidak maksimal menjaga cucunya,” ujar Rijal yang disambut tawa para peserta.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Buteng dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Buteng.
Laman: 1 2