
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Bagi banyak orang, puasa sering kali identik dengan ritual ibadah. Namun di balik praktik spiritual tersebut, puasa ternyata juga menyimpan manfaat kesehatan yang luar biasa, terutama bagi sistem pencernaan.
Saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama 12–14 jam, tergantung waktu dan jenis puasanya. Kondisi ini secara alami memberi waktu istirahat pada organ pencernaan, yang biasanya aktif bekerja sepanjang hari untuk memecah makanan dan menyerap nutrisi.
Pencernaan Beristirahat, Tubuh Melakukan Reset Alami
Dilansir dari halodoc, organ-organ seperti lambung, usus, dan pankreas akhirnya punya kesempatan untuk “bernafas” setelah rutinitas mengolah makanan sepanjang hari. Selama puasa, energi tubuh yang biasanya difokuskan untuk proses pencernaan akan dialihkan ke sistem regenerasi sel dan detoksifikasi organ-organ tubuh.
“Bayangkan seperti memberi cuti sejenak bagi dapur rumah Anda. Dengan begitu, bisa dilakukan perbaikan alat, pembersihan dapur, dan persiapan untuk bekerja lebih efisien keesokan harinya,” ujar dr. Rizky Farida, seorang dokter klinis dari Jakarta.
Ini yang Terjadi pada Tubuh Selama dan Setelah Puasa
Meskipun awalnya tubuh mungkin merasa lemas, hal ini sebenarnya merupakan respons alami terhadap penurunan kadar glukosa dan glikogen. Namun setelah beberapa jam, tubuh mulai memecah lemak sebagai sumber energi cadangan. Dalam jangka panjang, ini dapat membantu menurunkan berat badan, memperbaiki metabolisme, dan menurunkan risiko penyakit kronis.
Riset menunjukkan bahwa puasa dapat:
- Menurunkan risiko diabetes dengan menstabilkan gula darah.
- Mengatasi gangguan pencernaan ringan, seperti maag atau dispepsia.
- Meningkatkan kesehatan hati dan ginjal melalui proses detoksifikasi alami.
- Membersihkan usus besar dan memperbaiki fungsi enzim pencernaan.
Pola Makan Sehat Selama Puasa = Kunci Pencernaan Optimal
Agar manfaat puasa terasa maksimal bagi sistem pencernaan, pola makan saat sahur dan berbuka sangat penting diperhatikan. Disarankan:
- Konsumsi makanan lengkap saat sahur (karbohidrat kompleks, protein, serat, dan lemak sehat).
- Minum setidaknya 3 gelas air saat sahur untuk mencegah dehidrasi.
- Hindari makanan berlemak tinggi, terlalu pedas, dan minuman bersoda saat berbuka.
Dengan mengatur asupan secara cermat, kamu tidak hanya menjalankan ibadah dengan khusyuk, tapi juga memberi tubuh perawatan alami dari dalam.(*)