Andap Menuju Purna Tugas di Tanah Sultra

1 month ago 32

--Sekda Sultra : Peletak Dasar Tata Kelola
Pemerintahan Modern Berbasis Data

kendari.co.id -- Masa tugas Andap Budhi Revianto sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) tersisa 8 hari lagi. 20 Februari 2025, Sultra akan dipimpin Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Andi Sumangerukka (ASR) dan Hugua. Tepat hari ini, Kamis 13 Februari 2025, menandai hari ke-522 masa tugas Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio mengatakan sejak dilantik melalui Keputusan Presiden RI Nomor 74/P pada 4 September 2023, Pj Gubernur Andap telah membawa perubahan mendasar dan berskala besar di Bumi Anoa (Sultra). Dalam pandangan Sekda Asrun Lio, kepemimpinan Pj Gubernur Andap di Sultra terasa seperti kerja-kerja kementerian, mencerminkan dedikasi dan profesionalismenya dalam menjalankan roda pemerintahan.

Sekda Asrun Lio melihat Pj Gubernur Andap belum puas terhadap pencapaiannya di Sultra. Masih banyak yang ingin ia wujudkan, tergambar dari sikapnya saat menyambut Gubernur Sultra terpilih, ASR dengan pemaparan lengkap mengenai program yang telah, sedang, dan akan dilakukan. "Pertemuan pada mass transisi itu menunjukkan bagaimana sesama pemimpin berlatar belakang militer berbintang membahas kemajuan daerah secara strategis," ujarnya, Rabu (12/2/2025).

Menurut Sekda Asrun Lio, banyaknya impian yang ingin dicapai, Pj Gubernur Andap terus berpacu di tengah terbatasnya waktu. Dengan penuh antusiasme, ia menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait 14 sengketa Pilkada di Sultra, dan segera memperbarui serta menyebarkan informasi kepada masyarakat.

"Tidak berhenti di situ, Pj Gubernur Andap terus berkoordinasi dengan KPU Sultra dan DPRD Sultra untuk mempercepat pengusulan pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih kepada Presiden RI melalui Kementerian Dalam Negeri," kata Sekda Asrun Lio.

Masa tugasnya yang singkat di Sultra seolah tidak terasa karena sejak awal menjabat, Pj Gubernur Andap telah membangun komunikasi intensif dengan berbagai pihak. "Tak hanya pejabat pemerintahan, insan pers, dan masyarakat luas pun kerap menerima pesan langsung dari ponselnya. Pesan-pesan tersebut berisi informasi cuaca, peringatan hari besar, isu-isu nasional maupun internasional, serta motivasi pagi yang selalu ditutup dengan slogan khasnya: "HU HA!!!" sebuah simbol semangat dan energi positif," papar Sekda Asrun Lio.

Responsif Terhadap Isu-isu Strategis

Selama bertugas di Sultra, Pj Gubernur Andap terus memantau isu-isu strategis dan penting yang berpengaruh pada masyarakat, seperti inflasi, stunting, kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), serta kualitas pelayanan publik.

"Salah satu pelajaran penting dari kepemimpinannya adalah kedisiplinan dan ketegasan dalam menjalankan aturan. Prinsip ini selalu di pegang teguh bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk melindungi dan mengayomi bawahannya," terang Sekda Asrun Lio.

Dalam setiap kesempatan, Pj Gubernur Andap selalu menekankan pentingnya disiplin dan profesionalisme. Ia selalu tepat waktu dalam berbagai kegiatan, termasuk apel pagi yang ia anggap bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud pengabdian ASN dalam menghalalkan gaji dan honor yang diterima.

Bagi Pj Gubernur Andap, seorang pemimpin harus memberi contoh nyata ucapan dan tindakan harus selaras, sehingga kepercayaan dan loyalitas bawahan dapat terbangun dengan baik. "Kepeduliannya terhadap pelayanan publik juga terlihat dalam prinsip yang sering di sampaikan, yaitu Salus Populi Suprema Lex Esto keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Prinsip ini selalu dipegang teguh saat menghadapi bencana dan berbagai permasalahan di daerah," jelas Sekda Asrun Lio.

Sekda Asrun Lio mengenal Pj Gubernur Andap sebagai sosok yang cepat tanggap terhadap keluhan masyarakat. Ia tidak segan menangani langsung permasalahan yang disampaikan kepadanya, baik melalui pertemuan rutin setelah apel pagi maupun komunikasi langsung dengan berbagai elemen masyarakat.

Sukses Menjaga Stabilitas Daerah

Saat pertama kali menjabat sebagai Pj Gubernur Sultra, banyak yang mengira pencapaian Andap akan terbatas pada keberhasilannya sebagai Kapolda Sultra, seperti menciptakan aplikasi Halu Haluo untuk pelayanan keamanan masyarakat atau keberhasilannya menyelesaikan konflik politik di Buton Tengah tahun 2017 melalui pendekatan keadilan restoratif.

Namun, di luar dugaan, Pj Gubernur Andap justru dihadapkan pada tantangan besar: memastikan Pemilu 2024 berjalan lancar dan menjaga stabilitas politik di tengah dinamika 17 kabupaten/kota di Sultra.

"Keberhasilannya menjaga stabilitas daerah selama tahapan Pemilu dan Pilkada 2024 mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Tidak ada konflik besar yang mengganggu jalannya demokrasi, sebuah pencapaian yang tidak mudah dalam kondisi politik lokal yang penuh dinamika," tutur Sekda Asrun Lio.

"Pj Gubernur Andap juga menanamkan prinsip netralitas ASN dalam menghadapi suhu politik yang tidak stabil, serta memastikan birokrasi tetap profesional dalam melayani masyarakat," beber sambung Sekda Asrun Lio.

Sekda Asrun Lio menilai, selain memastikan stabilitas politik, Pj Gubernur Andap juga meletakkan dasar bagi tata kelola pemerintahan modern berbasis data. Salah satu warisannya adalah penyusunan naskah akademik dan draf Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan berbasis data desa dan kelurahan presisi. Dengan data yang akurat, pengambilan keputusan dapat lebih strategis dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Meskipun masa tugasnya terbatas, Pj Gubernur Andap terus mengajak semua pihak untuk menjaga semangat pengabdian dalam membangun Sultra yang bangkit, maju, dan sejahtera. Ia percaya bahwa pencapaian tersebut hanya bisa diraih dengan 3 prinsip utama.

"Pertama, penegakan aturan, terutama di lingkungan birokrasi. Kedua, kesadaran pejabat publik bahwa mereka adalah pelayan masyarakat yang harus disiplin dan bertanggung jawab. Ketiga, netralitas ASN dalam menghadapi pesta demokrasi 2024," imbuh Sekda Asrun Lio.

Menutup masa jabatannya, Pj Gubernur Andap telah membuktikan diri sebagai pemimpin yang tangguh, profesional, dan berintegritas. Dengan dedikasi tinggi, ia telah membawa perubahan signifikan di Sultra, menanamkan budaya kerja disiplin, dan meletakkan fondasi bagi tata kelola pemerintahan yang modern dan berbasis data.
"Warisannya tentu akan menjadi pedoman bagi kepemimpinan berikutnya dalam mewujudkan Sultra yang lebih baik,"pungkas Sekda Asrun Lio. (rah/b)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan