
-- Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID -- Kick off program pemeriksaan kesehatan gratis (PMK) telah diluncurkan 10 Februari lalu. Namun hingga kini, belum semua puskesmas di Sulawesi Tenggara (Sultra) menerapkan program Asta Cita Prabowo-Gibran. Dari 306 puskesmas di Bumi Anoa, baru 161 yang telah membuka layanan cek kesehatan gratis. Lewat program ini, setiap warga yang berulang tahun berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra Usnia mengatakan PKG bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan secara menyeluruh kepada masyarakat sebagai bentuk pencegahan terhadap berbagai penyakit. Dengan adanya pemeriksaan gratis ini, pemerintah berharap dapat mendeteksi berbagai penyakit sejak dini, sehingga angka kematian akibat penyakit yang dapat dicegah bisa ditekan secara signifikan.
“Program cek kesehatan gratis ini diharapkan memberikan manfaat besar bagi semua lapisan masyarakat. Masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya dan melakukan pencegahan dini,” ujar Usnia kemarin.
Dalam pemeriksaan ini, masyarakat yang terdeteksi sehat akan diberikan panduan mengenai cara menjaga pola hidup sehat agar tetap bugar dan terhindar dari penyakit.
“Bagi mereka yang terdeteksi memiliki kondisi kesehatan tertentu, akan diberikan rekomendasi pelayanan medis yang diperlukan agar mendapatkan penanganan lebih lanjut,” paparnya.
Dari total 308 Puskesmas di Sultra, sebanyak 161 Puskesmas telah aktif melaksanakan program PKG. Mulai Kota Kendari 15 Puskesmas, Buton Tengah (Buteng) 14 Puskesmas, Buton Selatan (Busel) 14 Puskesmas, Kota Baubau 17 Puskesmas hingga Kolaka 14 Puskesmas,
“Selanjutnya, Bombana 22 Puskesmas, Muna 34 Puskesmas, Buton 4 Puskesmas, Konawe Selatan (Konsel) 26 Puskesmas dan Buton Utara (Butur) 1 Puskesmas. Terdapat beberapa daerah yang dijadwalkan akan meluncurkan program CKG dalam waktu dekat. Wakatobi 24 Februari 2025, Konawe Utara (Konut) 25 Februari 2025 dan Kolaka Utara (Kolut) 28 Februari, “ jelasnya.
Sejauh ini kata dia, terdapat empat kabupaten yang belum memiliki jadwal pelaksanaan program ini. Yaitu Kolaka Timur (Koltim), Muna Barat (Mubar), Konawe dan Konawe Kepulauan (Konkep).
Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan PKG dapat langsung datang ke Puskesmas terdekat dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat pendaftaran. Petugas Puskesmas akan membantu proses administrasi dan memberikan layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Dengan program ini, pemerintah ingin mengubah paradigma layanan kesehatan yang selama ini lebih berfokus pada pengobatan setelah sakit menjadi lebih mengutamakan pencegahan (preventif). Pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu deteksi dini penyakit, memungkinkan penanganan lebih cepat, serta mengurangi beban biaya kesehatan masyarakat.
“Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan program ini dengan mendatangi fasilitas kesehatan terdekat sesuai dengan domisilinya agar proses cek kesehatan lebih mudah diakses,” pungkasnya. (b/rah)
