KENDARIPOS.CO.ID -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui program gentengisasi. Program ini dinilai sejalan dengan kebijakan nasional sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan menggerakkan perekonomian daerah.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, menegaskan penggunaan atap genteng lebih ramah bagi kenyamanan rumah dibandingkan seng, khususnya di wilayah yang memiliki suhu udara tinggi. Dimana atap seng cenderung menyerap panas sehingga membuat suhu ruangan meningkat dan berpotensi mengganggu kesehatan penghuni.
“Lebih baik menggunakan genteng daripada seng, apalagi di daerah yang panas. Ini berkaitan langsung dengan kenyamanan dan kesehatan masyarakat,” ujar Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, Rabu (11/2/2026).
Orang nomor satu di Bumi Anoa ini menjelaskan, genteng memiliki kemampuan meredam panas yang lebih baik sehingga suhu di dalam rumah menjadi lebih stabil. Kondisi tersebut sangat mendukung terciptanya hunian yang sehat, terutama di wilayah tropis seperti Sulawesi Tenggara.
"Selain berdampak pada kualitas kesehatan, program gentengisasi juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," jelasnya.
Mantan Pangdam Hasanudin ini mengungkapkan, dengan tingginya kebutuhan genteng di berbagai wilayah membuka peluang bagi pelaku usaha kecil dan pengrajin lokal untuk meningkatkan produksi dan pendapatan.
“Program ini juga menjadi kesempatan bagi UMKM, khususnya pengrajin genteng, untuk berkembang,” tambahnya.


















































