Sinergi Pemkab Karangasem dalam Puncak Karya IBTK di Pura Agung Besakih Tahun 2026

5 hours ago 6

Bali Tribune / MEDEK - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata bersama Wabup, Sekda dan Jajaran OPD Pemkab Karangasem saat medek tangkil pada Puncak Karya Ida Betara Turun Kabeh di Pura Besakih, Kamis (2/4/2026)

balitribune.co.id | Amlapuira - Pemerintah Kabupaten Karangasem menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga dan melestarikan adat, budaya, serta nilai-nilai spiritual umat Hindu di Bali melalui keikutsertaan dalam Puncak Pujawali Upacara Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Kamis (2/4/2026).

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, hadir bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, didampingi Sekretaris Daerah serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karangasem. Kegiatan yang bertepatan dengan Purnama Sasih Kedasa ini juga dihadiri oleh Gubernur Bali serta jajaran pimpinan daerah se-Bali.

Rangkaian upacara diawali dengan persembahan ilen-ilen berupa Tari Rejang, Wayang, dan Topeng Sida Karya sebagai bagian dari pelengkap upakara. Puncak karya dipuput oleh lima orang Sulinggih dan disaksikan oleh Ida Dalem Semara Putra, berlangsung dengan khidmat dan penuh makna spiritual.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karangasem menyampaikan bahwa kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Karangasem merupakan wujud sujud bhakti kepada Ida Bhatara, sekaligus memohon kerahayuan bagi masyarakat.

“Kehadiran kami merupakan bentuk bhakti dan penghormatan dalam memohon waranugraha Ida Bhatara agar senantiasa memberikan kedamaian, keselamatan, dan kesejahteraan bagi umat Hindu, khususnya masyarakat Karangasem serta Indonesia pada umumnya,” ujar Bupati.

Sebagai bagian dari krama pengempon, Bupati Karangasem melaksanakan prosesi mundut Jempana Ida Bhatara Kiduling Kerteg. Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem melaksanakan mundut Jempana Ida Bhatara Pura Prajapati Hyang Haluh. Kedua prosesi tersebut dilaksanakan dengan penuh khidmat mengikuti tata urutan upacara (mepurwa daksina) sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia karya.

Sehubungan dengan pelaksanaan rangkaian Karya IBTK yang berlangsung selama 21 (dua puluh satu) hari hingga 23 April 2026, Pemerintah Kabupaten Karangasem mengimbau kepada seluruh masyarakat (pemedek) yang akan melaksanakan persembahyangan agar senantiasa memperhatikan beberapa hal.

Pemedek diharapkan untuk mematuhi arahan panitia dan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan ketertiban jalannya upacara. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan dan kesucian kawasan pura dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta mengatur waktu kunjungan guna menghindari penumpukan umat pada waktu tertentu.

Bendesa Adat Bsakih, Jro Mangku Widiarta, menyampaikan bahwa pihak panitia telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung serta petugas guna memastikan seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan khidmat.

“Kami mengajak seluruh umat untuk pedek nangkil dengan hati yang tulus, sehingga pelaksanaan karya dapat berlangsung dengan baik dan penuh kesakralan,” ujarnya. Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berkomitmen mendukung pelestarian adat, budaya, dan tradisi sebagai bagian dari identitas dan kearifan lokal Bali.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan