Raker dengan PDAM Tirta Mangutama, Komisi III DPRD Basung Dorong Penambahan Reservoar di Kuta Selatan

10 hours ago 10

Bali Tribune / RAKER - Komisi III DPRD Badung foto bersama usai Raker dengan PDAM Tirta Mangutama, Senin (6/4/2026)

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi III DPRD Badung menggelar rapat kerja bersama direksi Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama untuk mengevaluasi kinerja perusahaan, Senin (6/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, DPRD mendesak percepatan infrastruktur untuk mengatasi krisis air di Kuta Selatan.

​Ketua Komisi III DPRD Badung, I Made Ponda Wirawan, menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan visi prioritas daerah yang harus segera dituntaskan. Langkah konkret yang didorong adalah percepatan pembangunan reservoar (penampungan air) di wilayah Kuta Selatan. Selain itu legislatif juga mendesak PDAM mempercepat pengurusan izin proyek pipa bawah laut yang si telah berjalan selama satu tahun.

​"Harapannya tahun ini bisa terealisasi, sehingga permasalahan air di Kuta Selatan, khususnya daerah atas, bisa kita selesaikan secara perlahan," ujar Ponda Wirawan.

Ia menambahkan, semakin banyak cadangan air melalui reservoiar, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal.

​Direktur Utama PDAM Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa, memaparkan bahwa meskipun perusahaan meraih peringkat ke-9 nasional versi BPKP, tantangan finansial dan operasional masih membayangi. Pendapatan perusahaan diproyeksikan menurun dari Rp282,6 miliar pada 2024 menjadi Rp280,07 miliar pada 2025, yang berdampak pada penurunan laba dari Rp49,19 miliar ke angka Rp38,63 miliar.

​"Penurunan ini dipengaruhi persaingan usaha di kawasan pariwisata serta keterbatasan infrastruktur perpipaan," jelas Suyasa.

Saat ini, cakupan layanan baru mencapai 62,92 persen, dengan target peningkatan hingga 85 persen melalui sinergi bersama pemerintah daerah.

​Sebagai solusi perluasan infrastruktur, Komisi III menyarankan PDAM berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk memanfaatkan lahan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) di perumahan-perumahan yang telah diserahkan ke Pemda. Lahan tersebut dinilai potensial untuk lokasi pembangunan reservoir tambahan guna memperkuat distribusi di wilayah padat penduduk dan dataran tinggi.

Rapat sendiri dipimpin Ketua Komisi III, Made Ponda Wirawan dengan dihadiri para anggota Komisi III seperti I Made Retha, Made Sumerta, Nyoman Karyana, IGN Shaskara, I Gede Aryantha dan I Wayan Sandra. Sementara Dirut Wayan Suyasa hadir didampingi para jajarannya. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan