KENDARIPOS.CO.ID-- Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara, Ahmad Safei, menegaskan pentingnya peningkatan standar keselamatan dan penguatan infrastruktur transportasi di Sulawesi Tenggara (Sultra) saat rapat kerja bersama Kementerian Perhubungan di Gedung DPR RI, Rabu (18/2).
Dalam forum tersebut, Safei memberi perhatian serius pada keselamatan pelayaran rute Kolaka–Bajoe yang melayani tujuh kapal ferry setiap hari dengan durasi pelayaran setiap kapal mencapai 8–9 jam.
Mantan Bupati Kolaka dua periode itu menyoroti usia armada yang dinilai sudah tidak layak. “Kapal ferry yang beroperasi saat ini berusia antara 30 hingga 50 tahun. Sebelumnya sudah ada tiga kapal yang karam di rute tersebut, dan penyebabnya bukan karena cuaca, tetapi kondisi kapal yang memang sudah tidak memungkinkan untuk berlayar,” tegasnya.
Ia juga menyoroti lemahnya penerapan standar operasional prosedur (SOP), terutama terkait pengamanan kendaraan di dalam kapal. Safei mengungkapkan adanya insiden terbaru di mana sejumlah kendaraan di dalam kapal terbalik.
“Seharusnya kendaraan yang masuk ke kapal diikat sebelum berlayar untuk mengantisipasi cuaca buruk. Ini harus menjadi perhatian serius pihak terkait,” ujarnya.
Selain isu keselamatan pelayaran, legislator PDI Perjuangan itu juga mendorong penguatan konstruksi pelabuhan dan perluasan terminal kontainer di Kolaka guna mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN).
Menurut Safei, bekas Pelabuhan Samudera yang kini difungsikan sebagai pelabuhan kontainer perlu penyesuaian konstruksi agar memenuhi standar pelabuhan modern. Ia mengingatkan potensi risiko penurunan struktur (amblas) jika tidak diperkuat sesuai standar teknis.


















































