Mentan Tambah Kuota Sultra

2 months ago 63
Ilustrasi

--Cetak 20 Ribu Hektar Lahan Sawah Baru

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperlihatkan keseriusannya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Pemerintah Provinsi Sultra melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distannak) mengusulkan pencetakan sawah baru seluas 20 ribu hektar yang akan tersebar di seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini pada tahun 2025 Usulan ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan produksi pangan, terutama padi, guna memenuhi kebutuhan lokal dan nasional.

Kepala Distannak Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya menjelaskan awalnya Sultra hanya mengusulkan pencetakan sawah baru seluas 5.726 hektar. Namun, setelah kunjungan Menteri Pertanian (Mentan) ke Sultra pada Desember 2024, target ini diperluas hingga 20 ribu hektar

Alhamdulillah, kami sudah dapat mengajukan pengusulan yang tadinya 5.726 hektar sekarang menjadi 20 ribu hektar. Kami akan berupaya agar lahan tersebut bisa tercetak tahun ini. Jika tidak, kami berharap bisa tercapai pada tahun 2026," kata Rusdin kemarin

Sejauh ini, Distannak Sultra telah memetakan daerah prioritas untuk program ini. Kabupaten Kolaka Timur menjadi daerah dengan usulan pencetakan sawah terbesar, mencapai 13.512 hektar. Sementara itu, Kabupaten Konawe menyusul dengan usulan pencetakan sawah seluas 5.515 hektar. "Ini pada posisi musim tanam pertama Januari 2025," ujarnya.

Selain itu, pemerintah berencana mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur seluas 1.771 hektar di tujuh kabupaten, yaitu Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Kolaka Utara, Buton, Buton Utara, Bombana dan Muna. Optimalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas padi secara signifikan.

"Distannak Sultra juga menerima target nasional untuk menanam padi seluas 213 ribu hektar pada tahun ini. Selain padi, sektor jagung juga menjadi perhatian utama dengan target Luas Tambah Tanam (LTT) reguler lebih dari 21 ribu hektar, serta 14.000 hektar melalui kemitraan dengan kepolisian. Sentra jagung di Sultra tersebar di beberapa wilayah, seperti Muna, Muna Barat, Buton Utara, dan Konawe Selatan," paparnya.

Untuk mendukung tercapainya target ini, pemerintah berkomitmen memperbaiki infrastruktur pertanian. Perbaikan jalan usaha tani, irigasi, dan sistem pengairan menjadi prioritas. Penyediaan benih, pupuk dan pestisida juga akan dipastikan tersedia agar petani dapat bekerja secara maksimal.

"Kami berharap sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, serta pihak terkait lainnya dapat mewujudkan target swasembada pangan di Sultra pada tahun 2025," pungkasnya. (b/rah)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan