
--Tingkat SDM Unggul dan Berkualitas
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Konstitusi mengamanatkan setiap anak bangsa berhak mendapatkan pendidikan. Atas dasar itu, negara harus menjamin akses pendidikan yang berkualitas, setara dan berkeadilan. Tak mengherankan, pemerintah sangat mendukung keterlibatan koorporasi, swasta dan kaum intelektual berpartisipasi mencerdaskan melalui pendirian lembaga pendidikan.
Di Sulawesi Tenggara (Sultra), lembaga pendidikan jenjang perguruan tinggi cukup beragam. Mulai ilmu administrasi pemerintahan, ekonomi, kesehatan, komputer hingga pengembangan Teknologi Informasi. Diantara lembaga pendidikan swasta, hanya beberapa perguruan tinggi yang tetap eksis dan mencetak alumni yang berkualitas serta siap kerja.
Kamis (23/1), Kendari Pos kedatangan pasangan suami istri yang punya kontribusi besar dalam mencetak generasi andal di Bumi Anoa. Mereka adalah Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Pelita Ibu Kendari Dr. Dra. Hj. Rosmawati Ibrahim, SST., MS., M.Kes dan Ketua Yayasan Pelita Ibu Drs. H. Taha. Kedatangan dua tokoh pendidikan di Sultra ini disambut Direktur Kendari Pos Irwan Zainuddin didampingi Wakil Direktur Awal Nurjadin bersama jajaran manajemen.
Kunjungan Dr. Dra. Hj. Rosmawati Ibrahim, SST, MS, M.Kes dan Drs. H. Taha di Graha Pena ini untuk memenuhi undangan tim Kendari Pos Channel. Sebagai tokoh yang telah malang melintang dengan pengalaman segudang di dunia pendidikan, kisah dan perjuangan dua tokoh panutan ini bisa menjadi motivasi dan masukan dalam mewujudkan SDM yang berdaya saing lewat pendidikan yang berkualitas.

Pada podcast kali ini, Wakil Direktur (Wadir) Kendari Pos Awal Nurjadin yang memandu perbincangan. Dialog mengambil tema "Keseimbangan karier dan keluarga mengatasi tantangan meraih prestasi".
Ketua Stikes Pelita Ibu Kendari Dr. Dra. Hj. Rosmawati Ibrahim, SST., MS., M.Kes mengatakan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan akademik. Di sisi lain, pihaknya tengah menata jalan untuk merubah status institusi dari Stikes menjadi Universitas. Langkah strategis ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang pendidikan dan memperluas cakupan program studi yang ditawarkan.
"Awal didirikan, sekolah kesehatan ini masih berstatus akademi Pelita Ibu, kemudian naik menjadi Stikes Pelita Ibu Kendari. Kini sementara proses ke Universitas. Sudah ada Feedbacknya. Masih ada beberapa hal yang harus dipenuhi. Antara lain penambahan dua dosen dan membuka dua jurusan S1 yakni Hukum Bisnis dan Manajemen Ritel," kata Dr. Dra. Hj. Rosmawati Ibrahim, SST., MS., M.Kes ketika tampil di podcast KP Channel kemarin.
Berkembangnya lembaga pendidikan yang dipimpinnya tak lepas lanjut dosen kebidanan ini, dari dukungan pasangan hidupnya yang juga Ketua Yayasan Pelita Ibu Kendari Drsm H. Taha. Menurutnya, suaminya adalah patner sehat dalam urusan keluarga maupun karier.
"Komitmen ini adalah bentuk kesetiaan dan tanggung jawab yang dipegang penuh oleh setiap istri dan suami. Ketika pasangan memiliki komitmen yang kuat mereka akan berusaha untuk menyelesaikan setiap masalah tanpa menyerah bahkan akan menciptakan rasa aman dalam kebahagiaan keluarga," katanya.
Ketua Yayasan Pelita Ibu Drs. H. Taha mengatakan dalam keluarga yang tak kalah paling penting adalah adanya saling pengertian antar sesama.
"Saling pengertian ini adalah kunci keharmonisan. Dengan saling pengertian perbedaan pendapat dapat di jembatan sehingga tidak menimbulkan masalah yang berkepanjangan," ujarnya.
Dialog bersama Ketua Stikes Pelita Ibu Kendari Dr. Dra. Hj. Rosmawati Ibrahim, SST., MS., M.Kes dan Ketua Yayasan Pelita Ibu Drs. H Taha cukup menarik. Bagi pembaca yang ingin melihat secara utuh pembahasan ini, ada baiknya menonton langsung melalui kanal YouTube Kendari Pos Channel. Atau bisa juga melalui terbitan Kendari Pos hari ini dan jejar- ing media online Kendari Pos. (c/win)