SHNet, Jakarta— Kalyce Aesthetic Clinic resmi diluncurkan di RS Tria Dipa, Jakarta, Rabu (29/04/2026) melalui kampanye bertajuk #It’sTimeToGlow.
Mengusung konsep layanan kecantikan berbasis rumah sakit, Kalyce menawarkan pendekatan yang lebih aman, nyaman, dan terintegrasi bagi pasien yang ingin meningkatkan penampilan sekaligus kepercayaan diri.
Tak hanya fokus pada peremajaan wajah, Kalyce juga menghadirkan solusi untuk berbagai kebutuhan estetik, mulai dari perawatan kulit hingga tindakan bedah plastik.
Menariknya, pasien kini tak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan berkualitas tinggi karena seluruh tindakan dapat dilakukan di dalam negeri dengan standar medis yang ketat.
Menurut dr. Kevin Leonardo Suryadinata, Sp. BP.R.E, Spesialis Bedah Plastik, keinginan untuk tampil lebih baik adalah hal yang wajar. “Saat muda, kita merasa berada di puncak penampilan—stamina tinggi dan rasa percaya diri besar. Namun seiring waktu, perubahan fisik terjadi. Di sinilah peran bedah plastik membantu pasien mendapatkan kembali versi terbaik dirinya,” jelasnya.
Ia memaparkan beberapa prosedur yang banyak diminati, seperti:
- Rhinoplasty (operasi hidung) untuk memperbaiki bentuk hidung, terutama pada pasien dengan batang hidung rendah atau cuping lebar, sehingga menghasilkan tampilan lebih proporsional.
- Face lift, yang bertujuan mengencangkan jaringan wajah yang mulai kendur, mengurangi kerutan, serta memberikan efek tampilan hingga 10 tahun lebih muda.
- Pembesaran payudara menggunakan implan silikon untuk meningkatkan proporsi tubuh.
Selain tindakan bedah, perawatan kulit juga menjadi bagian penting dari layanan Kalyce.
(Dok. SHNet/Stevani)Konsultasi sebelum perawatan
dr. Yohanes Ridora Gusnanda, Sp.DVE, Spesialis Kulit menegaskan bahwa setiap pasien memiliki kondisi kulit yang berbeda, sehingga konsultasi menjadi langkah utama untuk menentukan perawatan yang tepat.
Hal senada disampaikan oleh sejumlah pasien seperti Shakila dan Sania, yang menekankan pentingnya konsultasi sebelum menjalani treatment. “Kami butuh penjelasan yang jelas dari dokter agar merasa aman dan yakin dengan tindakan yang dipilih,” ujar mereka.
Kalyce juga menonjolkan keunggulan konsep klinik estetik di dalam rumah sakit. dr. Reeza Edward, Sp.DVE menjelaskan bahwa pendekatan ini memberikan jaminan keamanan yang lebih menyeluruh. “Kami tidak sekadar menjual produk atau treatment, tetapi memberikan rasa aman melalui pengawasan medis yang holistik,” katanya.
Didukung tim multidisiplin, termasuk konsultasi dengan dokter penyakit dalam, setiap tindakan dilakukan berdasarkan indikasi medis yang tepat. Jika terjadi komplikasi, pasien dapat langsung dirujuk dan ditangani secara cepat di fasilitas rumah sakit.
Salah satu contoh pasien, Yanti, menjalani prosedur full face lift untuk mengatasi kantung mata dan garis wajah yang semakin terlihat. Hasilnya, wajah tampak lebih segar dan kencang. Pasien lain, Cindy, mengaku lebih percaya diri setelah perawatan kulit yang dijalaninya.
Sebelum tindakan, pasien juga diwajibkan menjalani pemeriksaan laboratorium guna memastikan kondisi kesehatan, seperti tekanan darah dan kadar gula, dalam kondisi terkontrol.
Setelah operasi, pasien disarankan membatasi aktivitas, menggunakan korset (jika diperlukan), dan rutin kontrol sesuai jadwal.
Dengan seluruh dokter merupakan tenaga medis Indonesia yang telah mendapatkan pelatihan di Korea dan Thailand, Kalyce optimistis dapat menjadi pilihan utama layanan estetik yang aman dan terpercaya di Tanah Air.
Hadirnya Kalyce di RS Tria Dipa menandai era baru layanan kecantikan—di mana hasil optimal berjalan seiring dengan keamanan medis dan kenyamanan pasien. (Stevani Elisabeth)


















































