
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Dr.Damhuri, S.Pd., M.P., kini berada dipuncak kepemimpinan di tingkat fakultas. Ia memimpin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo (FKIP UHO) sebagai Dekan. Jalan berliku dan getir dilalui Dr.Damhuri hingga berada pada titik ini. Dibalik kesukseskannya, ada sosok ibu yang menjadi sumber inspirasi Dr.Damhuri dalam menggapai impian yakni menjadi pengajar di kampus.
“Mama itu luar biasa. Bayangkan, kami sering berjalan kaki dari Watuputih ke Raha hanya untuk berjualan. Pengalaman itu mengubah mindset, mental, dan fisik saya. Inilah yang membawa saya ke titik ini,” ujar Dr.Damhuri kepada Kendari Pos, Selasa (21/1/2025).
Bagi Dr. Damhuri, ibunya bukan sekadar orang tua, melainkan motivator utama yang selalu menyemangatinya untuk meraih prestasi. Dalam berbagai kesempatan, Dr. Damhuri mengungkapkan bahwa nilai-nilai kerja keras, kejujuran, dan semangat pantang menyerah yang dimilikinya adalah hasil didikan dan teladan dari ibunya.
Menurutnya, pencapaian yang diraihnya saat ini merupakan buah jerih payah dan pengorbanan sang mama. “Mama selalu mengingatkan bahwa pendidikan adalah jalan utama untuk memperbaiki kehidupan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Dari beliaulah saya belajar bahwa kesuksesan sejati tidak hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang memberikan manfaat kepada orang lain,” ucapnya.
Sosok mama yang sederhana namun penuh inspirasi ini memainkan peran penting dalam membentuk karakter Dr. Damhuri. Sejak kecil, ibunya selalu mendorongnya untuk berjuang demi pendidikan meskipun dengan segala keterbatasan. Dukungan moral dan doa tak pernah lepas dari sosoknya. “Yang selalu saya ingat adalah beliau selalu mengingatkan saya untuk tidak meninggalkan salat, mengaji, belajar, tulus dan ikhlas,” terangnya.

Dr. Damhuri dikenal sebagai salah satu dekan yang visioner di FKIP UHO. Di bawah kepemimpinannya, fakultas ini terus mencetak generasi pendidik yang berkualitas dan berintegritas. Ia juga aktif mendorong inovasi dalam pembelajaran serta pengabdian masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai yang dipelajari dari ibunya. “Menjadi dekan adalah amanah bagi saya, dan saya berkomitmen untuk menjalankan tugas ini sebaik mungkin,” jelasnya.
Dengan kehangatan dan rasa hormat yang mendalam terhadap sang mama, Dr. Damhuri terus menapaki jalan kesuksesan, tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk membangun dunia pendidikan yang lebih baik. “Mama adalah motivator kesuksesan saya. Istri saya juga selalu ada untuk mendukung saya. Selama menikah, ada hal unik terkait gaji; setiap bulan, istri saya mentransfer sebagian gaji saya untuk mama. Saya baru mengetahui ini setelah beberapa hari mama saya meninggal dunia pada 28 Januari 2018 lalu,” tutup Dr.Damhuri. (win/b)