Bali Tribune/Evakuasi - Tim SAR Gabungan Personel Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi berskala besar di Kuta.
balitribune.co.id I Denpasar - Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur Kota Denpasar selama tiga hari berturut-turut mengakibatkan banjir di lebih dari 30 titik. Tak hanya merendam jalan raya, air juga dilaporkan masuk ke pemukiman warga dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa.
Sekretaris BPBD Kota Denpasar, Anak Agung Surya Kencana, mengungkapkan bahwa wilayah Sanur menjadi lokasi yang paling banyak terdampak genangan. Di Jalan By Pass Ngurah Rai No. 259, ketinggian air terpantau mencapai lutut orang dewasa.
Kondisi genangan juga terpantau di sepanjang Jalan Sekuta Gang Mangga dan Gang Agung, Jalan Pungutan (Gang Jasmin/Starling Villa), Jalan Pengiasan Gang III (dekat Danau Tempe), Jalan Bumi Ayu, serta Jalan Muktisari No. 4.
"Di kawasan pemukiman lainnya, genangan air merendam rumah warga di Jalan Tukad Balian (Gang Babakan Sari), Jalan Tukad Nyali (Gang V), Jalan Tukad Pancoran (Gang 4), Jalan Tukad Bilok (Gang Sekumpul), dan Jalan Tukad Petanu (Gang Nuri)," paparnya.
Di kawasan Sidakarya dan Sesetan menyasar Jalan Kerta Dalem Sari (Gang Kayu Santen dan Gang 4), Jalan Raya Sesetan (Gang Pantusari dan Gang Mali-Mali), serta Jalan Batur Sari (Br. Betngandang). Jalan Danau Tondano juga terjadi genangan di Gang Potlot dan Gang Tegeh Agung. Kawasan Pemogan, meliputi Jalan Taman Pancing Timur (Gang Lestari), Jalan Mekar 2 (Blok A12), serta perumahan di Jalan Kepaon Indah (Blok C, Banjar Taruna Bineka).
Untuk di wilayah Denpasar Barat banjir terjadi di Jalan Pulau Ayu Selatan, khususnya di Gang I, Jalan Pulau Saelus II meliputi Gang Kenanga dan Gang Mawar. Lalu Jalan Pulau Demak, dampak genangan dilaporkan merata dari Gang 1, 2, 3, hingga Gang 4. Jalan Imam Bonjol, genangan air juga masuk ke Perum Padmayana (Blok C).
Sementara Denpasar Utara dan Timur, beberapa titik di wilayah utara dan timur juga tidak luput dari dampak cuaca ekstrem ini, di antaranya Jalan Tegal Wangi (Gang Tegal Jaya), Jalan Antasura (Gang Tunjung). Jalan Akasia 16 (Gang Pudak), Jalan Gunung Sampang.
Ada laporan kerusakan berupa tanggul sungai yang jebol di Jalan Siulan, Gang Lely No. 88, hal ini memicu aliran air yang lebih deras masuk ke area pemukiman di sekitarnya. Pohon tumbang terjadi di tiga titik yakni Jalan Sekar Sari GG 4. Br Batursari, Jalan Tunjung Sari no3, dan Jalan Cempaka Biru No 27.
Tim SAR Gabungan
Sementara kawasan Jalan Dewi Sri KutaTim SAR Gabungan yang terdiri dari Personel Ditpolairud Polda Bali dan Basarnas Denpasar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi berskala besar.
Aksi penyelamatan ini dipimpin langsung oleh AKP Ketut Gambar Teyasa dari Ditpolairud Polda Bali yang berkoordinasi erat dengan tim lapangan Basarnas.
Fokus utama operasi adalah mengevakuasi warga masyarakat serta sejumlah Warga Negara Asing (WNA) yang terjebak di dalam akomodasi wisata dan ruko. Dengan menggunakan beberapa unit rubber boat, tim gabungan menyisir titik-titik genangan air yang tinggi untuk menjemput warga yang terisolasi. Sinergi antara kepolisian dan tim penyelamat nasional ini memastikan mobilitas evakuasi tetap efisien meski di tengah cuaca buruk.


















































