Bali Tribune / KADIS - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Airawata
balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar menyiapkan anggaran dana sebesar Rp 15 Miliar untuk pembangunan saluran drainase. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Denpasar, Anak Agung Ngurah Airawata dalam jumpa pers beberapa waktu lalu mengatakan pembangunan drainase baru merupakan bagian kegiatan fisik 2026 Pemkot Denpasar.
“Ada 11 saluran drainase baru yang akan dibangun sesuai dengan hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang). Anggran yang disiapkan sebesar Rp 15.763.890.000,00,” kata Airawata.
Menurut Airawata, pembangunan drainase memiliki beberapa urgensi, antara lain mengatasi genangan air yang dapat mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, mencegah kerusakan infrastruktur akibat banjir, serta memastikan aliran air hujan tersalurkan dengan baik ke saluran drainase.
Adapun titik pembangunan drainase yakni saluran drainase Kelurahan Sidakarya (Kerta Raharja), saluran drainase jalan Gunung Salak, Kelurahan Padangsambian, saluran drainase Kelurahan Ubung (Jln Gunung Catur 1V Pondok Indah), saluran drainase Kelurahan Sanur (Jln Sekuta , Pantau Duyung),saluran drainase Kelurahan Sesetan (SD 10 Sesetan), saluran drainase Kelurahan panjer (Jln Tukad Batanghari)
Saluran drainase juga akan dibangun di Kelurahan Pedungan (Br Begawan Jln Pulau Adi), Kelurahan Padangsambian Kaja (Jln Kebo Ireng) , Desa Pemecutan Kelod (Jln Pura Demak), Gang Klampit, dan Desa Peguyangan Kaja (Jln Suradipa). "Setelah selesai proses tender, kemungkinan mulai Juni akan dikerjakan,” tutup Airawata.

















































