Bali Tribune / SIAGA - Polda Bali melaksanakan apel siaga pengamanan aksi unjuk rasa lanjutan di halaman depan Mapolda Bali, Minggu (31/8) pukul 07.30 Wita
balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 1.521 personel Polda Bali melaksanakan apel siaga pengamanan aksi unjuk rasa lanjutan di halaman depan Mapolda Bali, Minggu (31/8) pukul 07.30 Wita.
Apel dipimpin Kepala Biro Operasional (Karo Ops) Polda Bali, Kombes Pol. Soelistijono, S.I.K., M.H.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Kombes Pol. Soelistijono, S.I.K., M.H. mengatakan, meskipun hari ini adalah hari minggu, Polda Bali tetap melaksanakan apel siaga pengamanan aksi unjuk rasa.
“Kemarin sampai malam kita sudah mengamankan aksi unjuk rasa dengan menerapkan SOP yang ada. Bahkan sampai tadi subuh, jajaran Brimob dan Sabhara Polda Bali masih standby antisipasi Kembali adanya unjuk rasa,” ucapnya.
Untuk itu, perwira lulusan Akpol tahun 1995 ini meminta kepada seluruh personel Polda Bali agar tidak ada yang meninggalkan markas komando tanpa seijin pimpinan. “Jajaran intelijen agar terus memonitor pergerakan kelompok yang unjuk rasa kemarin. Kita tidak boleh kecolongan,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa harus dilakukan secara humanis, persuasif, dan mengedepankan komunikasi yang baik. Personel diminta tetap mengedepankan pendekatan preventif serta menjunjung tinggi hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sesuai ketentuan hukum.
“Polri hadir bukan untuk membatasi, tetapi untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat luas,” jelas Karo Ops.
Selain itu, seluruh personel Polda Bali juga diminta selalu siap menghadapi segala kemungkinan di lapangan dengan tetap menjunjung profesionalisme dan menjaga citra kepolisian.
Kegiatan apel siaga ini menjadi wujud nyata komitmen Polda Bali dalam mengawal demokrasi sekaligus menjaga keamanan di wilayah provinsi Bali.