Menteri Keuangan Sri Mulyani Cairkan Anggaran TKD 2025: Gaji ASN Daerah dan Pengangkatan PPPK Jadi Prioritas

1 month ago 41

KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID-Kabar menggembirakan datang dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, telah mencairkan dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 400,6 triliun hingga pertengahan tahun 2025.

"Dana ini salah satunya digunakan untuk membayar gaji 3,56 juta ASN daerah dan mendukung proses pengangkatan 377 ribu tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/7/2025).

Realisasi anggaran tersebut setara dengan 43,5 persen dari total pagu APBN 2025 yang mencapai Rp 919,8 triliun. Menurut Sri Mulyani, pencapaian ini menunjukkan peningkatan dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Kami terus memperkuat kebijakan TKD agar lebih efisien, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat," jelasnya.

Dorong Kinerja Daerah

Selain untuk penggajian ASN dan PPPK, TKD juga dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pelayanan publik. Pemerintah daerah didorong untuk meningkatkan kinerja melalui pendekatan berbasis insentif dan capaian, termasuk melalui skema Dana Alokasi Umum (DAU) berbasis kinerja.

"Reformasi juga dilakukan dalam penyaluran Dana Desa dan insentif fiskal. Ini bagian dari upaya kami mendorong daerah lebih aktif dalam investasi dan pertumbuhan ekonomi," tambahnya.

Sasar Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur

Penyaluran TKD turut mendanai berbagai sektor strategis. Di bidang pendidikan, dana digunakan untuk pembangunan sekolah, perbaikan ruang kelas, serta penyediaan BOS dan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Di sektor kesehatan, TKD membiayai pembangunan rumah sakit, puskesmas, hingga pengadaan alat kesehatan. Sementara di bidang infrastruktur, dana ini digunakan untuk membangun serta merehabilitasi jalan, jembatan, dan sistem air bersih.

"TKD ditujukan agar masyarakat di seluruh pelosok tanah air bisa merasakan layanan publik yang merata dan berkualitas," imbuhnya. (KP)

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan