
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID--Setiap anak punya karakter unik, dan itu adalah bagian dari keindahan dalam membesarkan mereka. Ada anak yang suka ramai, mudah akrab dengan siapa saja, dan senang jadi pusat perhatian. Tapi, ada juga anak yang lebih senang diam, mengamati, dan bermain sendiri. Jika buah hati Anda termasuk dalam kelompok kedua, ia mungkin memiliki kepribadian introvert dan itu bukan masalah, Bu.
Introvert bukan berarti pemalu, tertutup, atau tidak bisa bersosialisasi. Anak introvert hanya lebih nyaman di dunia yang tenang dan akrab, di mana ia bisa merasa aman untuk menjadi dirinya sendiri. Mengenali tanda-tandanya bisa membantu Ibu dan Ayah lebih memahami cara terbaik untuk mendampingi si kecil.
Ciri-Ciri Anak Introvert
- Lebih suka bermain sendiri daripada dalam kelompok besar.
- Tidak langsung akrab dengan orang baru, butuh waktu untuk “hangat”.
- Sering mengamati dan berpikir sebelum bicara atau bertindak.
- Lebih nyaman ngobrol dengan teman dekat atau orang yang ia percaya.
- Cepat lelah setelah acara ramai, dan jadi lebih rewel atau sensitif.
Anak introvert bukan berarti tidak bisa bersosialisasi, tapi ia perlu waktu dan kenyamanan untuk melakukannya. Ia lebih suka hubungan yang dalam dengan sedikit orang, dibanding banyak teman tapi dangkal.
Cara Bijak Mengasuh Anak Introvert
1. Pahami dan Hargai Keunikannya
Introvert adalah bagian dari kepribadian, bukan kekurangan. Anak seperti ini punya kekuatan luar biasa: pemikir yang dalam, pendengar yang baik, dan perasa yang peka. Jangan paksa ia jadi ekstrovert — biarkan ia berkembang dengan caranya sendiri.
2. Beri Waktu untuk Beradaptasi
Saat menghadiri acara atau berada di tempat baru, beri anak waktu untuk mengamati dulu. Jangan langsung disuruh berbaur. Biasanya, setelah merasa aman, anak akan mulai membuka diri.
3. Jangan Paksa untuk “Keluar dari Cangkang”
Menghadapi orang banyak bisa melelahkan untuk anak introvert. Jika ia memilih diam atau menyendiri setelah acara besar, itu bukan berarti ia tidak sopan hanya butuh waktu untuk mengisi ulang energi.
4. Dukung dengan Kasih Sayang
Katakan pada anak bahwa tidak apa-apa menjadi dirinya sendiri. Tunjukkan bahwa Anda selalu ada untuk mendengarkan kapan pun ia siap bercerita. Kepercayaan ini akan membuatnya tumbuh lebih terbuka secara alami.
5. Bantu Ia Menyalurkan Potensinya
Introvert bukan berarti tidak punya bakat tampil. Banyak introvert yang hebat dalam seni, menulis, berpikir logis, bahkan berbicara di depan umum jika mereka merasa nyaman dan percaya diri. Temukan minat anak dan dukung dari belakang layar.
Anak Introvert, Anak Hebat
Memiliki anak introvert bukan berarti Anda gagal mendidik atau kurang melatih keberaniannya. Justru, anak seperti ini sering tumbuh menjadi pemimpin yang bijak, teman yang setia, dan orang yang berpikir panjang. Tugas kita sebagai orang tua adalah memahami, mendukung, dan membiarkannya bersinar dengan caranya sendiri.(*)