UMW Kendari Kukuhkan Dua Guru Besar, Kepala LLDIKTI Sultanbatara: Guru Besar Harus Menjadi Role Model

2 days ago 15

KENDARIPOS.CO.ID -- Guru Besar harus menjadi role model (panutan), menjaga marwah intelektual, integritas akademik, dan penggerak kemajuan institusi. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara (Sultanbatara), Dr. Andi Lukman M.Si di sidang senat luar biasa pengukuhan guru besar Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari.

Mereka yang dikukuhkan menjadi guru besar adalahProf. Dr. Ratna Umi Nurlila, S.Si.,M.Sc bidang Bioteknologi dan Prof. Dr. Sri Anggarini Rasyid, S.Si.,M.Si bidang Biokimia Medik. Pengukuhan itu digelar di gedung Osce Center, Jumat (30/1/2026).

Kepala LLDikti Wilayah IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman mengatakan bahwa, pengukuhan guru besar merupakan puncak perjalanan akademik seorang dosen. Di balik capaian ini terdapat ketekunan, konsistensi, dan kerja keras yang dijalani selama bertahun-tahun.

“Ini adalah bukti nyata dedikasi dalam pengajaran, dedikasi dalam penelitian, serta dedikasi dalam pengabdian kepada masyarakat. Tidak semua dosen mampu sampai pada tahapan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan di lingkup LLDikti Wilayah IX Sultanbatara ada sekitar 11.000 dosen. Dan jumlah Guru Besar saat ini baru berkisar 295 orang. Artinya, capaian ini benar-benar merupakan prestasi akademik yang luar biasa, dan karenanya patut dimaknai sebagai capaian institusional yang patut disyukuri dan dibanggakan.

"Menjadi guru besar bukan sekadar memperoleh gelar akademik tertinggi, melainkan juga menyangkut cara berpikir, cara bersikap, dan cara berjalan dalam dunia akademik. Guru Besar dituntut untuk memiliki keberanian berpikir kritis, bukan untuk menunjukkan kesombongan, tetapi untuk mencerminkan kedalaman keilmuan dan kematangan intelektual. Inilah yang membedakan ribuan dosen dengan segelintir yang mencapai jenjang guru besar,” jelas Dr. Andi Lukman.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan