Polres Tabanan Segera Limpahkan Berkas Kasus Juwuk Legi

4 hours ago 7

 Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati.

Bali Tribune / Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati.

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Satreskrim Polres Tabanan bersiap melimpahkan berkas perkara pengeroyokan pencuri ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Pelimpahan tahap pertama tersebut ditargetkan rampung pada pekan ini setelah jajaran kepolisian menuntaskan seluruh rangkaian rekonstruksi atau reka ulang adegan.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menyatakan, tim penyidik saat ini sedang merampungkan penyusunan berkas penyidikan untuk diserahkan kepada penuntut umum. Pihaknya optimistis penyerahan berkas perkara lima orang tersangka dalam kasus ini dapat berjalan cepat tanpa hambatan. “Kalau tidak ada halangan, minggu ini dilimpahkan. Kami targetkan secepatnya,” tegas Bayu usai mengikuti Rapat Paripurna di DPRD Tabanan pada Senin (21/9/2026).

Jadwal pelimpahan berkas kasus yang sempat menyita perhatian publik itu direncanakan setelah penyidik Satreskrim Polres Tabanan menggelar rekonstruksi pada Kamis (17/9/2026) lalu. Reka ulang yang berlangsung di halaman Polres Tabanan itu terdiri dari 18 adegan yang diperagakan para tersangka.

Ia menyebutkan, dari hasil reka ulang tersebut, penyidik tidak menemukan adanya fakta atau bukti baru. “Untuk sementara belum ada fakta baru. Masing-masing tersangka sudah menandatangani berita acara yang sudah direkonstruksi,” kata Bayu.

Disinggung soal alasan pelaksanaan rekonstruksi di halaman Polres Tabanan, Bayu menyebutkan bahwa itu berdasarkan kesepakatan bersama pihak kejaksaan. Pemilihan lokasi tersebut juga untuk efisiensi waktu serta pertimbangan pengamanan terhadap para tersangka ketimbang memboyong seluruhnya ke lokasi kejadian di Baturiti. “Untuk rekonstruksi bisa di mana saja. Kami simulasikan seolah-olah di TKP. Tidak harus di Juwuk Legi,” ujar Bayu Pati.

Peristiwa pengeroyokan ini sendiri terjadi pada Juli 2026 lalu, sewaktu seorang pria tewas dihakimi massa setelah tertangkap tangan hendak mencuri ayam milik warga setempat. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan