
KENDARIPOS.FAJAR.CO.ID-Nama dan foto Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si., dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab, yang diduga melakukan upaya penipuan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Modus pelaku yakni menggunakan foto profil Wakil Bupati serta mencatut namanya, untuk menghubungi para kepala desa dan pengurus desa di wilayah Kabupaten Konawe.
Nomor yang digunakan pelaku adalah 087870400622, dengan foto profil yang menampilkan gambar H. Syamsul Ibrahim (Wabup Konawe), yang dimaksudkan untuk meyakinkan calon korban.
Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim tentu saja sangat terkejut mendapati namanya dicatut untuk hal-hal negatif seperti itu. Dirinya mengimbau masyarakat, agar tidak mudah percaya dan berhati-hati jika menerima pesan dari nomor tersebut. Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan nomor itu melalui fitur "Laporkan" di aplikasi WhatsApp.
“Bagi masyarakat yang mendapatkan pesan dari nomor tersebut diimbau menggunakan fitur laporkan di aplikasi WhatsApp, agar terhindar dari segala bentuk penipuan,” ujar Syamsul Ibrahim dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/6/2025).
Menurut Syamsul Ibrahim, foto profil yang digunakan pelaku tidak berasal dari akun WhatsApp pribadinya. Ia pun mengaku tidak mengetahui dari mana foto tersebut diperoleh.
"Foto profil yang itu saya kurang tahu entah diperoleh dari mana. Yang jelas, itu bukan foto profil saya, berdasarkan nomor telepon yang saya gunakan saat ini," jelasnya.
Mantan anggota DPRD Sultra ini menambahkan, informasi mengenai pencatutan namanya itu, didapat dari sejumlah koleganya yang sempat menerima pesan mencurigakan.
“Saya sudah diberi kabar soal hal ini dari beberapa kolega yang menyampaikan. Dan hal itu sudah saya beri penjelasan, bahwa itu ulah oknum penipu yang mencoba mencatut nama saya,” tegasnya.
Tempuh Jalur Hukum
Terkait langkah yang akan diambil, H. Syamsul Ibrahim menegaskan, dirinya akan menempuh jalur hukum. Saat ini ia tengah menjalankan tugas di Makassar dan berencana melapor ke pihak berwajib setibanya di Konawe.
“Saat ini saya masih berada di Makassar, balik dari tugas di sini Insya Allah saya akan mengambil langkah tegas. Saya akan Polisikan. Nanti saya ke Polres untuk membuat laporan polisinya,” imbuhnya. (KP)