KENDARIPOS.CO.ID — Komisi Ukhuwah Islamiyah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Pelatihan Kreator Muda bertajuk Merajut Damai, Menanam Harmoni: Strategi Kreator Muda untuk Persaudaraan Digital dan Aksi Ekologi. Kegiatan ini berlangsung di kantor MUI Provinsi Sulawesi Tenggara Selasa, (28/1/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara, yaitu IAIN Kendari, Universitas Muhammadiyah Kendari, Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara, Universitas Halu Oleo, serta Institut Sains Teknologi dan Kesehatan ‘Aisyiyah Kendari.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum MUI Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. KH. Mursyidin, M.HI. Dalam arahannya, beliau menekankan penguatan peran MUI sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kemaslahatan umat dan bangsa, termasuk dalam melestarikan lingkungan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi Ukhuwah Islamiyah MUI Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. KH. Muhammad Sabir, MM. yang memberikan sambutan sekaligus memimpin pembacaan doa. Ketua Panitia, Akbar Haseng, menyampaikan bahwa pelatihan ini ditujukan untuk memperkuat peran generasi muda dalam membangun narasi damai dan cinta lingkungan di ruang digital.
Materi pertama disampaikan oleh Fahmi Gunawan (guru besar IAIN Kendari) dengan judul Narasi Cinta (Allah, Manusia, dan Alam) dalam Islam. Materi tersebut dimoderatori oleh Akbar Haseng dan membahas relasi nilai cinta dalam Islam dengan kehidupan sosial, kepedulian terhadap alam, isu self-love, serta keterkaitannya dengan krisis lingkungan.

















































