Laundry Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp750 Juta

5 hours ago 5

Identifikasi

Bali Tribune / IDENTIFIKASI - Petugas kepolisian melakukan identifikasi pada tempat laundry di Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan yang kebakaran pada Rabu (1/7/2026).

balitribune.co.id I Tabanan -Sebuah usaha laundry di Banjar Malkangin, Desa Dajan Peken, Kecamatan Tabanan, ludes dilalap si jago merah pada Rabu (1/7/2026) siang.

Insiden kebakaran hebat yang menghanguskan seluruh aset bangunan tersebut mengakibatkan pemilik usaha mengalami kerugian materiil ditaksir mencapai Rp750 juta.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengonfirmasi peristiwa yang terjadi pada tempat usaha milik I Made Rusdiawan itu. Ia menjelaskan, peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap tebal dari lokasi kejadian. “Diketahui sekitar pukul 12.30 Wita,” imbuh Wiwik.

Kobaran api pertama kali muncul dari bagian belakang bangunan dan dilihat langsung oleh salah satu karyawan laundry, Ade Irmaliana, yang saat itu sedang bekerja. Ia terkejut ketika melihat adanya percikan api yang keluar dari regulator mesin pengering pakaian.

Saksi sempat berupaya melakukan penanganan awal dengan memadamkan api menggunakan spon basah. Namun, upaya tersebut gagal lantaran api justru semakin membesar dan dengan cepat merembet ke tumpukan pakaian milik pelanggan yang siap dicuci. Api kian membesar karena di dalam tempat laundry itu ada tabung gas LPG dan parfum pakaian.

Warga yang panik segera bahu-membahu memberikan bantuan sembari menunggu kedatangan tim pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan. Sebanyak tiga unit armada mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sepuluh menit kemudian untuk memutus perambatan api agar tidak meluas ke permukiman warga.

Setelah berjibaku dengan kobaran api selama kurang lebih 45 menit, petugas akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah. Beruntung, seluruh karyawan yang berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri sebelum bangunan tersebut hangus total. “Nihil korban jiwa. Hanya kerugian materi yang diperkirakan Rp 750 juta,” beber Wiwik.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kerusakan fisik meliputi hampir seluruh inventaris usaha dan barang berharga milik staf. Barang yang terbakar antara lain empat unit mesin pengering LG, empat unit mesin cuci LG, satu unit AC, belasan tabung gas, hingga sejumlah perangkat elektronik berupa tablet merk Infinix, Samsung, dan ponsel Vivo.

Pihak kepolisian saat ini masih mendalami secara teknis mengenai asal mula api untuk memastikan kronologi kejadian secara akurat. “Dugaan sementara akibat kebocoran gas pada saluran pipa besi mesin regulator mesin pengering,” pungkasnya.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan