Dana Masih “Kurang Banyak”, Mendikdasmen Usul Tambahan Anggaran Rp 181 Triliun, Ini Program yang akan Dibiayai

7 hours ago 4

KENDARIPOS.CO.ID -- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan bahwa pihaknya sudah mengajukan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp 181 triliun ke DPR. Pengajuan ABT ini ditegaskan bukan untuk program makan bergizi gratis (MBG).

"Kami sudah paparan di DPR soal ABT ini. Saat ini, kami dalam posisi menunggu keputusan (DPR)," kata Mu'ti seperti dikutip dari detiknews.com, Selasa (3/3/2026)

Program pertama yang diajukan Mendikdasmen dalam ABT itu adalah anggaran untuk program revitalisasi Satuan Pendidikan. Sebab, saat ini banyak Satuan Pendidikan dalam kondisi yang rusak dan cukup memprihatinkan.

"Kami mengajukan tambahan anggaran untuk revitalisasi 20 ribu Satuan Pendidikan," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah itu.

Program kedua adalah Program Digitalisasi Pendidikan. Dengan mempertimbangkan perintah Presiden Prabowo Subianto, saat ini setiap Satuan Pendidikan akan mendapat tambahan alokasi IFP (Interaktif Flat Panel) atau PID (Panel Interaktif Digital).

Rencananya di tahun 2026 ini, Kemendikdasmen akan mendistribusikan IFP untuk lebih dari 325 ribu Satuan Pendidikan. "Untuk digitalisasi itu kita akan bagikan 3 IFP per satuan Pendidikan," ujarnya.

Program lain yang sudah disetujui DPR adalah program beasiswa untuk guru yang belum meraih jenjang pendidikan Diploma 4 (D4) atau Strata 1 (S1). Dengan program ini, para guru itu akan mendapatkan beasiswa sebesar 3 juta per semester.

"Beasiswa ini akan diberikan untuk 150 ribu orang guru se Indonesia," kata Mu'ti.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan