KENDARIPOS.CO.ID -- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjajaki kerja sama strategis di bidang linguistik forensik dan kajian kebahasaan dengan Balai Bahasa Sultra serta Universitas Halu Oleo (UHO). Upaya ini dilakukan melalui rangkaian kunjungan kerja yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir 27 Januari 2026 di Balai Bahasa Sultra dan 28 Januari 2026, di lingkungan UHO.
Melalui kerja sama ini, Dinas Kominfo Sultra bersama Balai Bahasa dan UHO berkomitmen membangun sinergi berkelanjutan dalam memperkuat literasi kebahasaan, kualitas informasi publik, serta ketahanan masyarakat terhadap dinamika komunikasi di era digital.
Plt. Kadis Kominfo Sultra, Andi Syahrir, menjelaskan bahwa inisiatif kerja sama tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan menghadirkan pandangan akademik yang objektif dan berbasis ilmiah dalam merespons dinamika wacana publik, khususnya di media massa dan media sosial.
Menurut mantan Plt Karo Adpim Setda Sultra ini bahwa perkembangan ruang digital saat ini kerap memunculkan perbedaan tafsir, konflik narasi, hingga potensi disinformasi yang dapat mengganggu keharmonisan masyarakat.
"Kominfo memandang perlu menggandeng Balai Bahasa, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Budaya untuk membentuk kelompok kerja yang berfungsi sebagai wadah kajian, edukasi, serta analisis ilmiah terhadap berbagai persoalan kebahasaan dan wacana publik,” ujar Plt. Kadis Kominfo Sultra, Andi Syahrir, Kamis (29/1/2026).

















































