Bali Tribune/PENGAMANAN - Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, melaksanakan kegiatan pengamanan dan monitoring di Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (28/2/2026) malam.
balitribune.co.id I Mangupura — Dampak konflik di Timur Tengah menyebabkan sejumlah penerbangan internasional dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dibatalkan, Sabtu (28/2/2026). Setidaknya, ada 5 penerbangan internasional yang berstatus batal.
Berdasarkan hasil monitoring, sejumlah penerbangan internasional yang berstatus batal yakni pesawat Etihad Airways EY-477 rute Bali–Abu Dhabi dengan jadwal penerbangan pukul 18.45 Wita yang direncanakan akan mengangkut 291 penumpang yang terdiri dari 287 penumpang dan 4 bayi.
Pesawat Qatar Airways QR-963 rute Bali–Doha dengan jadwal penerbangan pukul 18.50 Wita yang direncanakan mengangkut 240 penumpang juga dinyatakan batal melakukan penerbangan. Kemudian, Pesawat Emirates EK369 rute Denpasar–Dubai dengan jadwal penerbangan pukul 19.50 Wita dengan total 509 penumpang yang terdiri dari 504 penumpang dan 5 bayi berstatus batal terbang.
Pesawat Emirates EK399 rute Denpasar–Dubai dengan jadwal keberangkatan pukul 00.25 Wita dengan total 349 penumpang yang terdiri dari 346 penumpang dan 3 bayi juga berstatus batal. Serta Pesawat Qatar QR961 rute Denpasar–Doha dengan jadwal penerbangan pukul 00.30 Wita dengan total 229 penumpang juga berstatus batal terbang.
“Penerbangan Emirates EK399 dan Qatar QR961, pembatalan telah disampaikan lebih awal kepada penumpang melalui pemberitahuan email dari maskapai,” ujar Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., disela-sela kegiatan pengamanan dan monitoring di Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Sabtu (28/2/2026) malam.
Suka Artana mengatakan, terkait adanya pembatalan penerbangan, penumpang terdampak pembatalan penerbangan Etihad EY-477, Qatar QR-963, dan Emirates EK369 telah diarahkan sesuai kebijakan masing-masing maskapai. Penumpang Emirates diarahkan ke Hotel Golden Tulip, Hotel Pullman, Hotel Ibis Kuta, dan Hotel Ibis Denpasar. Sementara Penumpang Etihad diarahkan ke Hotel Harris Sunset Road dan Platinum Hotel. Terkait Penumpang Qatar Airways sebagian menunggu di bandara dan sebagian mencari akomodasi secara mandiri, dan pihak maskapai telah memberikan kompensasi berupa penggantian tiket. “Seluruh penumpang yang mengalami pembatalan penerbangan diberikan opsi pengembalian dana (refund) atau penjadwalan ulang penerbangan berikutnya, “ ujar Suka Artana.
Dikatakan, Personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama stakeholder terkait meningkatkan pengamanan dan monitoring di Terminal Internasional guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Suka Artana menjelaskan bahwa personel kepolisian melaksanakan pengamanan, patroli, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada para penumpang yang didominasi para WNA di area bandara. “Personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersinergi dengan stakeholder terkait untuk melakukan pengamanan dan monitoring di Terminal Internasional serta memberikan imbauan kamtibmas kepada penumpang. Hingga saat ini situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.


















































