Bali Tribune / Keramaian warga di pingir jalan di sepanjang jalur yang dilalui rombongan Presiden Prabowo. Pertigaan Cekik menjadi salah satu titik keramaian warga
balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.
Sejak pagi hari, meski pengamanan VVIP oleh personel TNI-Polri dan lintas sektoral diperketat di sepanjang jalur perlintasan, para siswa dari sejumlah sekolah seperti SMPN 1 Melaya, SMPN 4 Melaya, SMAN 1 Melaya, dan SMKN 4 Negara bersama masyarakat umum sudah mulai berdatangan. Mereka memadati bahu jalan membentangkan spanduk sederhana dari kain putih sembari menunggu rombongan kepala negara.
Pertigaan Cekik menjadi salah satu titik konsentrasi massa terbesar. Sejumlah warga bahkan datang dari jauh, seperti I Kadek Kartikayasa (36) bersama rekannya Komang Julianda Trianjaya (31) yang berangkat pagi-pagi dari Desa Asahduren dan Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, demi bisa menyaksikan langsung kehadiran presiden.
Selain antusiasme warga, momen kunjungan ini turut membawa berkah tersendiri bagi para pedagang kaki lima di pinggir jalan. Nyoman Santoso (46), salah satu pedagang makanan di Pertigaan Cekik, mengaku mengalami peningkatan omzet harian berkat ramainya warga yang berteduh dan beristirahat sembari menunggu iring-iringan kendaraan presiden. Hal senada turut dirasakan pedagang lokal lainnya, seperti Iluh Sweni (59), Miskul (65), dan Siti Nurhayati (60).
Sebelum kedatangan Presiden, sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah telah lebih dulu hadir di Jembrana sejak Senin (24/8/2026) untuk melakukan persiapan matang. Jajaran pejabat tersebut di antaranya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Gubernur Bali I Wayan Koster, Danrem 163/Wirasatya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, serta Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa.
Presiden Prabowo yang menumpangi helikopter mendarat di Lapangan Gilimanuk sekitar pukul 15.00 Wita. Didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Presiden kemudian melanjutkan perjalanan menuju areal Monumen Lintas Laut Gilimanuk menggunakan kendaraan taktis Maung Garuda berpelat nomor RI 1 untuk meresmikan groundbreaking PLTS.
Usai meninjau langsung proyek pembangunan PLTS di lahan seluas 321 hektar di kawasan hutan KPH Bali Barat—yang diproyeksikan untuk mengeliminasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), Presiden bersama Sekretaris Kabinet Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya dan rombongan kembali menuju helipad di Lapangan Gilimanuk. Rombongan bertolak (take off) menuju Denpasar pada pukul 17.00 Wita, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pengamanan dan kunjungan kerja di wilayah tersebut.
















































