Wamensos Jabo Siap Fasilitasi, Atlet Disabilitas Intelektual Rindu Jumpa Presiden Prabowo

7 hours ago 4

Jakarta – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyambut positif upaya pemberdayaaan para atlet penyandang disabilitas intelektual yang telah digagas Special Olympics Indonesia (SOIna).

Ia menekankan bahwa penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok yang menjadi fokus utama dalam pelayanan sosial oleh Kemensos.

“Mudah-mudahan nanti kita bisa berkolaborasi, khususnya untuk memberdayakan saudara-saudara kita para penyandang disabilitas, khususnya penyandang disabilitas mental atau intelektual. Memang Kemensos memiliki program 12 PAS yang salah satunya adalah untuk para penyandang disabilitas,” kata Agus Jabo.

Dukungan ini disampaikan Agus Jabo saat menerima kedatangan SOIna beserta dua atlet penyandang disabilitas intelektual, Anastasia Aresyenan Bwariat dan Rizka Feryani Ciptaningrum di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

SOIna merupakan organisasi nirlaba yang fokus melakukan pelatihan, kompetisi olahraga, dan program non-olahraga bagi penyandang disabilitas intelektual di Indonesia.

Agus Jabo menjelaskan, saat ini Kemensos sedang berupaya memperkuat program pemberdayaan sosial bagi kelompok rentan. Sehingga bantuan sosial (bansos) yang diberikan tidak bersifat pasif, melainkan mampu membentuk masyarakat yang lebih mandiri.

“Kita sedang mendesain supaya kemudian bantuan sosial ini kualitatif menjadikan masyarakat kita berdaya, mandiri, gitu, dan tidak terus-menerus bergantung dengan bantuan-bantuan pemerintah,” jelasnya.

Agus Jabo menyampaikan, agar bantuan yang diberikan oleh pemerintah tepat sasaran, maka diperlukan data tunggal yang akurat, yakni Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data ini diolah oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sedangkan Kemensos berperan membantu proses pemutakhiran data tersebut.

Lebih lanjut, dia menyambut baik rencana kolaborasi Kemensos dengan SOIna untuk membantu para atlet disabilitas intelektual. “Apa yang bisa kita sinergikan antara Kemensos dengan PP Special Olympics Indonesia ini, supaya ke.depan semua kelompok masyarakat ini betul-betul bisa terjangkau oleh negara, bisa terjangkau oleh pemerintah,” katanya.

Direktur Operasional Pengurus Pusat SOIna Amran Siregar mengapresiasi respons positif Kemensos. Dia mengungkapkan, pihaknya tidak hanya fokus menyiapkan atlet dan bidang olahraga. Namun, juga mengembangkan bakat dan kemampuan para atlet di luar lapangan.

“Jadi memang di Special Olympic itu memang ujungnya olahraga, tetapi peran dari non-olahraganya kental sekali. Jadi kita membina juga yang namanya bagaimana pengembangan dengan jaringan keluarga, jadi berupaya supaya keluarga tidak menyembunyikan anaknya. Lalu kita juga mengembangkan kayak Tasya (Anastasia) sebagai juru kampanye karena punya kemampuan berbahasa Inggris,” jelasnya.

Amran juga menyampaikan, SOIna akan menggelar Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Oktober 2026. Ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan dalam pelaksanaan seleksi nasional untuk menentukan atlet yang akan mewakili Indonesia pada Special Olympics World Summer Games 2027 di Chile tersebut.

Dalam kesempatan ini, Anastasia Aresyenan Bwariat atau yang akrab disapa Tasya menyampaikan kepada Agus Jabo mengenai keinginannya untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto. Atlet disabilitas intelektual cabang sport dance ini juga berharap Presiden Prabowo menghadiri gala dinner yang akan digelar pada Mei 2026. Acara ini merupakan ajang penggalangan dana bagi para atlet yang akan mengikuti Pesonas di NTT.

“Saya ingin bertemu Presiden Prabowo Subianto. Tolong berkenan hadir di gala dinner dan tolong berikan dukungan sebesar-besarnya pada kami untuk mengikuti Pesonas di Kupang, NTT, bulan Oktober 2026,” ujar Tasya.

Mendengar hal itu, Agus Jabo berjanji akan menyampaikan keinginan Tasya kepada Presiden Prabowo. Dia pun memberikan semangan serta dukungan yang besar kepada Tasya untuk mengikuti Pesonas.(den)

“Terima kasih, Tasya. Semangat ya, semangat. Sukses,” pesan Agus Jabo.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan