Utamakan Keselamatan, Astra Motor Bali Edukasi Cara Aman Berhenti di Pinggir Jalan

18 hours ago 7

berhenti

Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Denpasar - Keselamatan berkendara tidak hanya krusial saat sepeda motor melaju di jalan raya, tetapi juga saat pengendara memutuskan untuk berhenti di pinggir jalan. Banyak kecelakaan yang terjadi akibat pengendara mengabaikan prosedur berhenti yang aman, sehingga menempatkan diri pada risiko tertabrak kendaraan lain atau berada di titik buta (blind spot).

Sebagai Main Dealer sepeda motor Honda di Bali dan bagian dari PT Astra International Tbk, Astra Motor Bali terus berkomitmen mengedukasi masyarakat melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman. Kali ini, Astra Motor Bali memberikan panduan praktis agar pengendara tetap terlindungi dari potensi bahaya saat harus berhenti di pinggir jalan.

Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, menekankan bahwa kebiasaan sederhana saat berhenti memiliki dampak besar terhadap keselamatan.

"Banyak pengendara menganggap berhenti di pinggir jalan adalah hal yang sepele. Padahal, jika dilakukan tanpa memperhatikan kondisi sekitar, risiko kecelakaan tetap ada. Karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk selalu menerapkan prinsip #Cari_Aman, bahkan saat berhenti sekalipun," ujar Yosepth.

Untuk meningkatkan kewaspadaan, berikut adalah tips aman berhenti di pinggir jalan dari Astra Motor Bali:

  • Berhentilah di area yang jauh dari keramaian dan tidak mengganggu arus lalu lintas. Hindari berhenti di dekat kendaraan yang sedang parkir karena berpotensi menciptakan blind spot bagi pengendara lain.
  • Saat turun dari sepeda motor, biasakan mendahulukan kaki kiri. Hal ini krusial untuk menghindari risiko kaki kanan terlindas kendaraan dari belakang atau tersambar kendaraan dari arah berlawanan.
  • Saat berhenti, gunakan satu kaki untuk menapak tanah. Posisi ini memberikan stabilitas yang lebih baik dalam menopang beban sepeda motor dibandingkan menurunkan kedua kaki sekaligus.
  • Sebelum kembali melaju, selalu periksa kondisi di sekitar. Menengok ke arah belakang sangat penting untuk memastikan situasi lalu lintas aman sebelum kembali masuk ke jalur utama.

Yosepth menambahkan bahwa budaya keselamatan harus diterapkan dalam setiap tahapan aktivitas, mulai dari persiapan sebelum berkendara, saat di jalan, hingga saat berhenti atau akan kembali melanjutkan perjalanan.

Melalui edukasi ini, Astra Motor Bali berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Dengan senantiasa mengutamakan keselamatan melalui kampanye #Cari_Aman, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Bali dapat ditekan, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman, aman, dan menyenangkan bagi seluruh pengguna jalan.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan