Bali Tribune / BONGKAR - Sejumlah alat berat mulai merobohkan deretan kios sebagai proses awal penataan Terminal Pesiapan di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Senin (1/6/2026).
balitribune.co.id l Tabanan - Program penataan Terminal Pesiapan di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan sudah dimulai. Penataan itu ditandai dengan keberadaan sejumlah alat berat yang mulai merobohkan deretan kios di kawasan terminal, Senin (1/6/2026).
Rencananya, Terminal Pesiapan yang luasnya sekitar 1,5 hektare itu akan ditata menyeluruh dengan menggabungkan fasilitas transportasi dengan pasar rakyat yang tematik namun modern.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tabanan, I Gde Made Partana, menjelaskan bahwa pembagian zona telah ditetapkan secara matang. Area sisi barat nantinya akan diperuntukkan bagi pasar penghobi, sedangkan sisi timur menjadi lokasi kios permanen bagi pedagang. "Fungsi terminal tetap di depan. Di belakang akan ditata untuk pasar rakyat dengan pembagian area sesuai peruntukannya," ujar Partana.
Pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 15 miliar untuk merealisasikan penataan terminal tersebut. Rinciannya, Rp 11,784 miliar untuk pembangunan pasar senggol dan Rp 3,215 miliar guna membangun kantor terminal baru. Keseluruhan pengerjaan fisik di jantung transportasi Tabanan ini ditargetkan rampung pada Desember 2026. Selama masa konstruksi berlangsung, pemerintah memastikan akses transportasi bagi masyarakat umum tetap berjalan tanpa hambatan berarti.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan, I Gede Sukanada, menegaskan bahwa pembongkaran hanya difokuskan pada titik-titik kios pasar yang masuk dalam rencana desain baru. Sementara fungsi terminal masih akan tetap ada sehingga tidak mengganggu operasional bus dan angkutan umum lainnya. “Terminal tetap beroperasi seperti biasa. Yang dibongkar (hanya bangunan) kios di kawasan pasar,” tegas Sukanada.
Sebelumnya, sebanyak 70 pedagang yang terdampak pembongkaran telah direlokasi ke tempat sementara. Pedagang bermobil dan lapak kini diarahkan ke kawasan eks Kantor Dinas Ketahanan Pangan di Jalan Kutilang, sementara pedagang kios menempati Terminal Tuakilang.

















































