Percepat Digitalisasi Data, Bupati Bangli Beri Target Dua Pekan bagi Perbekel Baru

13 hours ago 5

Bali Tribune / SERTIJAB - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta,melantik dan memimpin Sertijab sembilan Perbekel beserta Ketua Tim Penggerak PKK Desa di Kecamatan Bangli dan Kecamatan Kintamani, Selasa (21/7/2026)

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, resmi melantik dan memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) sembilan Perbekel (Kepala Desa) beserta Ketua Tim Penggerak PKK Desa hasil Pemilihan Perbekel (Pilkades) serentak di Kecamatan Bangli dan Kecamatan Kintamani. Acara pelantikan berlangsung khidmat di Gedung Bukthi Mukthi Bakthi, Kantor Bupati Bangli, Selasa (21/7/2026).

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah terkait, pengurus TP PKK Kabupaten Bangli, para camat, serta undangan lainnya.

Sembilan Perbekel yang dilantik adalah, I Ketut Librata Jaya (Desa Bunutin), I Ketut Pasek Sentana (Desa Abang Batudinding), I Wayan Agus Sudimawan (Desa Belantih), I Ketut Sugita (Desa Binyan), I Ketut Putra Indrawan (Desa Bonyoh), I Gede Ariada (Desa Dausa), I Ketut Sumartika (Desa Kintamani), I Wayan Sersan (Desa Pinggan), I Nyoman Jonoarta (Desa Subaya).

Dalam sambutannya, Bupati Sedana Arta mengapresiasi masyarakat karena Pilkades berlangsung aman dan kondusif tanpa Pemungutan Suara Ulang (PSU). Menurutnya, hal ini menunjukkan kedewasaan demokrasi di Kabupaten Bangli. Ia meminta para Perbekel segera merangkul seluruh komponen masyarakat dan mengoptimalkan potensi desa masing-masing.

"Perbedaan pilihan saat Pilkades adalah hal yang wajar. Setelah proses selesai, saatnya kita kembali bersatu," ujar Sedana Arta.

Bupati menegaskan bahwa tantangan tata kelola pemerintahan desa ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, para Perbekel dituntut menghadirkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berbasis data. Salah satu fokus utama adalah percepatan Digitalisasi Perlindungan Sosial melalui sistem Single Identity (Satu Data). Bangli saat ini menjadi pilot project di Bali dalam integrasi data penerima bantuan pemerintah secara digital.

Untuk memastikan program ini berjalan, Bupati memberikan instruksi tegas dengan tenggat waktu dua minggu bagi seluruh desa untuk menuntaskan pendataan.

"Data tersebut akan langsung terhubung dengan kementerian dan lembaga di pusat sehingga bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang tepat sasaran," tegasnya.

Selain digitalisasi, Bupati memaparkan perjuangan Pemkab Bangli terkait Imbal Jasa Lingkungan (IJL). Mengingat Bangli sebagai kawasan resapan dan penyimpan air utama di Bali, Pemkab sedang mendorong regulasi agar mendapatkan kompensasi yang akan digunakan untuk konservasi alam, reboisasi, dan pembangunan infrastruktur dasar.

Bupati juga memaparkan berbagai capaian pembangunan strategis, di antaranya peningkatan fasilitas layanan RSUD Bangli (pengadaan CT-Scan, layanan kemoterapi, dan penyakit jantung), rencana pendirian Fakultas Kedokteran Umum, serta pengembangan GOR Anak Agung Kapten Mudita menuju standar internasional.

Mengakhiri arahannya, Sedana Arta mengajak seluruh jajaran untuk meninggalkan ego sektoral dan mengedepankan kolaborasi. "Bangli tidak membutuhkan Super-Man, melainkan Super-Team. Mari kita tumbuhkan rasa jengah untuk bekerja bersama membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan