Kasus Kebakaran Lahan di Karangasem Tinggi, Warga Diminta Waspada

12 hours ago 10

Bali Tribune / KEBAKARAN - Kejadian kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Karangasem.

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus kebakaran di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan pada fase musim kemarau dan kekeringan yang tengah berlangsung saat ini. 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Karangasem mencatat kasus kebakaran yang paling sering terjadi saat ini adalah kasus kebakaran lahan yang terjadi di dua kecamatan yakni Kecamatan Kubu dan Kecamatan Abang yang merupakan dua daerah paling tandus di Karangasem setelah Desa Seraya Karangasem.

Kepala Dinas Damkartan, Karangasem, I Made Artha Negara, kepada awak media di Pos Damkar Subagan, Rabu (26/8/2026) menyampaikan, berdasarkan data yang dirangkum pihaknya, dari Januari hingga Agustus 2026 ini tercatat telah terjadi sebanyak 47 kejadian kebarakan dimana sebagian besar kejadian kebakaran itu terjadi pada Juni, Juli dan Agustus saat ini yang merupakan fase masuknya awal musim kemarau dan kekeringan di Karangasem.

“Saat ini kami masih intensif untuk menanganani kasus atau kejadian kebakaran lahan yang masih sering atau intens terjadi di Kecamatan Kubu dan Abang. Dimana saat ini terjadi sebanyak 13 kasus kebakaran lahan,” tegas Artha Negara.

Untuk penanganan kejadian kebakaran lahan pihaknya berkolaborasi dengan warga dan pemerintahan desa setempat, Koramil dan Polsek setempat. Sebab melihat kondisi kekeringan yang terjadi saat ini jika terjadi kebakaran lahan, maka api akan sangat cepat membesar dan menyebar ke titik lain akibat kondisi lahan yang terbakar dan kencangnya tiupan angin di lokasi kebakaran. Untuk itu peran dan bantuan Stake Holder di tingkat desa, babinsa dan Babinkamtibmas sangat penting dalam upaca mempercepat penanganan kebakaran lahan.

Sementara menyikapi kejadian kebakaran yang intens terjadi di dua kecamatan tersebut, Artha negara mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tingginya potensi kejadian bencana kebakaran lahan akibat lahan kering sebagai dampak musim kemarau panjang yang terjadi saat ini, dengan menghindari membersihkan lahan dengan cara membakar, menghindari membakar sampah di lahan kering serta tidak melakukan aktifitas yang bisa memicu terjadinya kebakaran.

“Segera melapor kepada petugas dan atau langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem jika terjadi kebakaran lahan, utamanya yang kejadiannya dekat dengan areal pemukiman warga, sehingga bisa segera dilakukan penanganan sebelum kejadian kebakaran lebih besar dan fatal terjadi,” tutupnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, kebakaran lahan terjadi di Banjar Dinas Mekarsari, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu Karangasem, pada Selasa 25 Agustus 2026. Sebanyak 45 are lahan perkebunan milik warga di wilayah tersebut hangus terbakar. Api berhasil dipadamkan dengan cepat oleh Dinas Pemadam Kebakaran Karangasem yang menurunkan sebanyak 14 orang petugas Damkar dengan 3 armada atau mobil pemadam kebakaran.

Kejadian kebakaran tersebut cukup membuat panik warga setempat karena api kebakaran sudah mendekat ke areal pemukiman warga dimana ada enam bangunan rumah dan dua bangunan pura yang nyaris dilalap api. Beruntung api dengan cepat bisa dipadamkan.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan