Jenazah PMI Asal Jembrana Tiba dari Seychelles, Satu Korban Meninggal di Guyana Masih Repatriasi

4 hours ago 3

Bali Tribune / JENAZAH - Pihak keluarga bersama Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Jembrana melakukan penjemputan Jenazah Putu Darmayasa, Rabu (16/9/2026) pagi.

balitribune.co.id | Negara - Dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jembrana meninggal dunia saat bekerja di luar negeri. Pemerintah daerah setempat saat ini tengah mendampingi proses pemulangan kedua jenazah ke rumah duka masing-masing.

Jenazah I Putu Darmayasa (52), PMI yang wafat di Seychelles, Afrika Timur, telah tiba di tanah air. Sementara itu, jenazah I Komang Tedy Arsa Biantara Putra (24), korban kecelakaan lalu lintas di Guyana, Amerika Selatan, masih dalam penerbangan internasional menuju Bali.

Jenazah Putu Darmayasa mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 23.30 WITA. Penjemputan fisik dilakukan oleh pihak keluarga bersama Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Jembrana pada Rabu (16/9/2026) pagi.

Kabid Penempatan, Pelatihan Produktivitas, dan Transmigrasi (P3T) Disnakerperin Jembrana, I Putu Agus Arimbawa, menyampaikan bahwa proses administrasi dan serah terima dokumen jenazah selesai di bandara sekitar pukul 09.49 WITA. Ambulans langsung membawa jenazah ke rumah duka di Lingkungan Dewasana.

Almarhum Darmayasa bekerja di Seychelles sejak 2019 sebagai tenaga pemasang rumah kayu knock down dan sopir. Ia meninggal dunia pada Sabtu (12/9/2026) akibat serangan stroke. Seluruh biaya penanganan medis hingga repatriasi ditanggung oleh perusahaan. Upacara pengabenan dijadwalkan berlangsung pada Kamis (24/9/2026).

Di sisi lain, pemulangan jenazah I Komang Tedy Arsa Biantara Putra masih menempuh rute penerbangan yang panjang. Pemuda asal Desa Perancak tersebut meninggal dalam kecelakaan lalu lintas beruntun di Jalan Raya Timehri, Guyana, sesaat setelah tiba untuk bekerja di kapal offshore.

Kepala Disnakerperin Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, menjelaskan jenazah Komang Tedy dijadwalkan terbang dari Bandara Georgetown, Guyana, pada Rabu (16/9/2026) waktu setempat. Rute penerbangan transit melalui Port of Spain, Miami, dan Istanbul, sebelum dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, pada Minggu (20/9/2026) pukul 17.35 WIB.

Pihak Pemkab Jembrana terus memantau jadwal penerbangan lanjutan dari Jakarta menuju Bali dan memastikan akan memfasilitasi penjemputan dengan ambulans hingga ke rumah duka di Banjar Mertasari, Desa Perancak.

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan