SHNet, JAKARTA – OKX, salah satu bursa mata uang kripto terbesar di dunia dan teknologi Web3 dengan lebih dari 120 juta pengguna di seluruh dunia, hari ini mengumumkan bawha Intercontinental Exchange, Inc (NYSE: ICE), operator New York Stock Exchange (NYSE) dan salah satu perusahaan infrastruktur keuangan terpenting di dunia, telah melakukan investasi strategis di OKX dengan valuasi perusahaan sebesar USD 25 miliar.
Sebagai bagian dari kesepakatan ini, ICE juga akan menduduki kursi di Dewan Direksi OKX. Investasi bersejarah ini merupakan wujud kepercayaan yang kuat terhadap pasar aset digital dari salah satu perusahaan infrastruktur keuangan paling berpengaruh di dunia. Bagi jutaan pengguna OKX di dunia kemitraan ini menandai era baru dalam hal kepercayaan, transparansi, dan akses ke produk keuangan berkelas dunia.
Menjembatani Keuangan Tradisional dan Digital
Kemitraan OKX-ICE merupakan bagian dari inisiatif besar untuk mengintegrasikan infrastruktur pasar modal tradisional dengan kecepatan dan aksesibilitas teknologi blockchain. Kesepakatan ini mencakup empat pilar utama:
1. Saham AS yang ditokenisasi di OKX: Pengguna OKX akan mendapatkan akses ke saham yang ditokenisasi dan derifatif yang tercatat di NYSE, direncanakan diluncurkan pada semester kedua tahun 2026.
2. Harga kripto OKX untuk futures ICE: ICE akan melisensikan harga spot mata uang kripto OKX secara langsung untuk mendukung produk futures kripto baru.
3. Kliring & Manajemen Risiko: Pengembangan bersama solusi kliring dan manajemen risiko berstandar institusional.
4. Arsitektur multi-chain Custody & dompet Digital: Kolaborasi dalam pengembangan infrastruktur custody multi-chain dan sistem dompet generasi berikutnya.
Platform Sekuritas Bertokenisasi NYSE: Era Baru Perdagangan
Bersamaan dengan investasi di OKX, NYSE mengumumkan pengembangan platform sekuritas bertokenisasi – sebuah inisiatif bersejarah untuk membawa saham-saham AS yang terdaftar di bursa dan ETF ke atas blockchain.
Platform baru ini dirancang untuk menghadirkan perdagangan 24/7: Akses sepanjang waktu ke saham-saham AS, menghapus hambatan jam perdagangan tradisional — manfaat besar bagi investor di zona waktu Asia-Pasific.
Perdagangan Saham Fraksional: Kemampuan berinvestasi di perusahaan-perusahaan AS terkemuka dengan nominal berapa pun dalam dolar, menurunkan hambatan masuk bagi investor ritel. Penyelesaian instan: Penyelesaian on-chain menggantikan siklus T+2 tradisional, memungkinkan finalisasi transaksi secara langsung.
Pendanaan berbasis Stablecoin: Pengguna dapat mendanai posisi menggunakan stablecoin, memungkinkan akses tanpa hambatan infrastruktur perbankan tradisional. Platform ini menggabungkan mesin pencocokan pilar milik NYSE yang terkenal di dunia dengan sistem pasca perdagangan berbasis blockchain–memastikan keandalan infrastruktur bursa tradisional tetap terjaga sekaligua membuka kecepatan dan aksebilitas akses digital.
Lembaga keuangan terkemuka BNY dan Citi telah bergabung untuk mendukung deposito bertokenisasi di seluruh lembaga kliring ICE, memungkinkan pengelolaan dana di luar jam perbankan tradisional.
Jeffrey C Sprecher, Ketua dan CEO Intercontinental Exchange, mengatakan: “Hubungan strategis kami dengan OKX akan memperluas akses ritel global ke pasar teregulasi ICE yang terkemuka dan mempercepat rencana kami untuk menawarkan infrastruktur on-chain serta aset yang ditokenisasi kepada para investor Amerika Serikat.”
Sementara Star Xu, Pendiri dan CEO OKX menyatakan: “Kemitraan ini mempertemukan operator dua mesin pencocokan berkinerja tinggi dan buku order yang transparan untuk membantu membangun struktur pasar yang lebih andal menjembatani aset digital dan ekuitas, memperkuat pembentukan harga lintas pasar serta memenuhi standar institusional untuk manajemen risiko dan kepatuhan.”
Arti Penting Bagi Pengguna
Kemitraan ini mempertegas komitmen OKX dalam melayani pengguna di kawasan ini dengan plafform yang kini didukung oleh salah satu nama paling terpercaya dalam pasar keuangan global. Dengan platform Sekuritas bertokenisasi NYSE, pengguna OKX akan segera dapat: memperdagangkan saham-saham perusahaan AS terkemuka yang terdaftar di NYSE — langsung dari platform OKX.
Berinvestasi secara fraksional dengan nominal berapa pun dalam dolar, menjadikan pasar ekuitas AS dapat diakses oleh semua kalangan. Berdagang kapan saja (24/7), tanpa ketergantungan pada jam pasar AS atau perbedaan zona waktu. Menyelesaikan transaksi secara instan melalui blockchain, dengan opsi pendanaan stablecoin yang menghilangkan hambatan perbankan tradisional.
Hal ini menghapus hambatan historis yang selama ini membatasi akses investor ritel terhadap saham-saham AS, membuka peluang investasi baru yang signifikan bagi generasi investor yang terus berkembang di kawasan ini.
Strategi Blockchain ICE yang Lebih Luas
Investasi OKX merupakan bagian dari dorongan strategis ICE yang lebih luas ke dalam infrastruktur keuangan berbasis blockchain. Pada Januari 2026, ICE mengumumkan pengembangan infrastruktur perdagangan berbasis blockchain untuk sekuritas bertokenisasi.
Pada November 2025, ICE juga menginvestasikan USD 2 miliar ke platform pasar prediksi Polymarket dalam sebuah kesepakatan yang menilai startup tersebut senilai USD 9 miliar. Secara keseluruhan langkah-langkah ini menunjukkan komitmen jangka panjang ICE untuk menjadi operator terkemuka pasar keuangan berbasis on-chain. (Non)


















































