Bali Tribune / EVALUASI - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), turun langsung memimpin evaluasi manajemen bersama jajaran tenaga medis RSUD Kabupaten Karangasem di Aula Yudistira I, Senin (2/3/2026)
balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata (Gus Par), turun langsung memimpin evaluasi manajemen bersama jajaran tenaga medis RSUD Kabupaten Karangasem di Aula Yudistira I, Senin (2/3/2026). Kegiatan ini dihadiri Sekda I Ketut Sedana Merta, Direktur RSUD, Kepala OPD terkait, serta para dokter umum, dokter gigi dan dokter spesialis.
Dalam arahannya, Gus Par menegaskan rumah sakit daerah bukan sekadar fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga wajah pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang paling mendasar. Di RSUD Karangasem, para dokter disebutnya sebagai ujung tombak sekaligus penentu mutu pelayanan.
“Saya memahami tantangan dokter saat ini tidak ringan, mulai dari beban kerja tinggi hingga dinamika regulasi. Namun dengan dedikasi dan komitmen bersama, RSUD Karangasem harus menjadi rumah sakit rujukan yang unggul, profesional, dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.
Bupati menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas. Menurutnya, dokter tidak hanya terikat regulasi dan standar pelayanan medis, tetapi juga sumpah profesi. Kedisiplinan, ketepatan waktu, komunikasi yang baik dengan pasien dan keluarga harus menjadi budaya kerja yang tidak bisa ditawar.
Gus Par juga mendorong pelayanan yang humanis dan berempati. Ia mengingatkan bahwa pasien datang bukan hanya membawa penyakit, tetapi juga kecemasan dan harapan. Karena itu, penerapan moto 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, Santun) harus menjadi bagian dari standar pelayanan sesuai SOP yang berlaku.
Selain itu, penguatan mutu dan keselamatan pasien menjadi perhatian serius. Bupati meminta seluruh dokter terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, serta konsisten menerapkan standar keselamatan pasien tanpa kompromi terhadap mutu layanan.
Dalam hal manajemen, ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan kekompakan tim. Sinergi antara dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, tenaga penunjang medis hingga manajemen harus berjalan harmonis. “Hilangkan ego sektoral, yang ada hanyalah semangat melayani masyarakat Karangasem,” ujarnya.
Bupati Gus Par juga menambahkan agar seluruh tenaga medis bekerja dengan dedikasi dan loyalitas penuh. Kedisiplinan jam kerja dan koordinasi sesuai standar operasional prosedur menjadi kunci peningkatan kualitas layanan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan I Gusti Bagus Putra Pertama menegaskan evaluasi akan terus dilakukan, baik dari sisi teknis maupun standar pelayanan, dengan tetap menyesuaikan kemampuan anggaran dan ketentuan yang berlaku.
Melalui forum diskusi terbuka ini, Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap sinergitas antara manajemen RSUD dan seluruh tenaga kesehatan semakin kuat, demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang profesional, humanis dan berkualitas bagi masyarakat Bumi Lahar, untuk Karangasem yang AGUNG.


















































