Bali Tribune / BPS - Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan, Rabu (22/7/2026) oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan
balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pada Rabu (22/7/2026), seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan mengikuti kegiatan pendataan Sensus Ekonomi yang dipandu langsung oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan, bertempat di Ruang Rapat Diskominfo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pendataan menyeluruh di lingkup perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Tabanan. Sebelumnya, proses serupa telah dilaksanakan di berbagai instansi, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bappeda, Dinas PUPR, Sekretariat Daerah, Dinas Sosial dan Perlindungan Anak, Dinas Pendidikan, hingga Dinas Kesehatan.
Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Tabanan yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak seluruh jajarannya untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar, lengkap, serta akurat. Menurutnya, partisipasi aktif ASN merupakan bentuk tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah dalam mendukung penyediaan data statistik yang berkualitas.
“Sebagai aparatur pemerintah, kita memiliki tanggung jawab untuk mendukung program nasional, termasuk Sensus Ekonomi 2026. Partisipasi aktif seluruh ASN akan menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,” tegasnya.
Selain pendataan Sensus Ekonomi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Langkah ini diharapkan mampu mempercepat transformasi layanan administrasi kependudukan digital serta mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa kepemilikan IKD memberikan kemudahan bagi ASN dalam mengakses berbagai layanan publik, termasuk mendukung program Perlindungan Sosial (Perlinsos). Dengan IKD yang telah aktif, ASN dapat melakukan pengisian maupun pembaruan data secara mandiri, sehingga proses pendataan menjadi lebih cepat, akurat, dan efisien.
Melalui sinergi antara Pemkab Tabanan dan BPS, diharapkan seluruh rangkaian Sensus Ekonomi 2026 maupun percepatan aktivasi IKD dapat berjalan optimal. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi fondasi kuat bagi perencanaan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Tabanan.
















































