Dompet Hilang Usai Belanja di Banjar Tiga, Isi ATM Dikuras

8 hours ago 5

Bali Tribune / DIAMANKAN - Pelaku saat diamankan di Polsek Susut.

balitribune.co.id I Bangli - Ni Kadek Yuni Resmiadi (27) kehilangan dompet saat berbelanja di Banjar/Desa Tiga, Susut Bangli. Dalam dompet tersimpan uang tunai, perhiasan emas, hingga kartu ATM. Celakanya, dalam dompet tersebut juga berisi kertas yang berisi nomer PIN ATM. Lewat aplikasi M Banking korban mengetahui jika adanya transaksi penarikan. Selanjutnya korban melapor ke Polsek Susut. 

Kapolsek Susut AKP Nyoman Sucipta saat dikonfirmasi pada Selasa (22/6) membenarkan laporan tersebut. Dari keterangan korban kronologis kejadian berawal setelah berbelanja di Banjar Tiga, korban langsung pulang kerumah dan alangkah terkejutnya korban mengatahui dompet yang digantung pada sepeda motor  sudah tidak ada. 

"Korban lantas memanggil suaminya dan menyampaikan jika dompet hilang. Korban sempat mencari dengan menelusuri jalan yang dilalui hingga di tempat korban berbelanja, namun  hasilnya nihil," ujar AKP Sucipta.

Dalam dompet yang hilang tersebut berisi uang tunai kurang lebih Rp7.000.000, kartu  ATM BRI, kertas yang berisi nomor pin ATM BRI tersebut dan kalung emas beserta mainannya.  Korban kemudian mengecek saldo ATM BRI melalui Aplikasi Mbanking dan ditemukan adanya transaksi penarikan sebesar Rp 16.000.000. 

"Atas kejadian tersebut korban alami kerugian sekitar Rp 39,3 juta. Menindaklanjuti laporan korban tim opsnal langsung turun melakukan penyelidikan," kata AKP Sucipta

Dari hasil penyelidikan tim opsnal akhirnya berhasil mengamankan seorang laki-laki yang mengaku bernama I Gusti Ngurah S,  warga Banjar Tiga Kangin, Desa Tiga. Setelah dilaksanakan interogasi yang bersangkutan mengakui telah menemukan tas rajutan warna coklat bermotif bunga yang berisi uang tunai, ATM BRI, kertas yang berisi nomor pin ATM BRI tersebut dan kalung emas beserta mainannya. 

"Atas keterangan yang diperoleh petugas akhirnya terduga pelaku dan barang bukti di bawa ke Polsek Susut," jelas AKP Sucipta.

Hasil intograsi tas tersebut oleh pelaku ditemukan di pinggir jalan raya Banjar Tiga. Selain itu, pelaku juga mengaku telah menarik uang yang ada di ATM milik korban sebesar Rp16 juta. Disinggung untuk penanganan kasus selanjutnya, kata AKP Sucipta akan diselesaikan lewat restoratif justice (RJ).

"Antara korban dan pelaku masih satu wilayah dan barang milik korban telah dikembalikan secara utuh serta korban sendiri sepakat penyelesaian kasus lewat RJ, atas pertimbangan itu penyidik telah minta penetapan RJ  ke pihak kejaksaan," teras AKP Sucipta. 

Read Entire Article
Kendari home | Bali home | Sinar Harapan