Bali Tribune / MAMPET - Petugas Dinas PUPR Badung nampak memperbaiki saluran pembuangan air yang mampet.
balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,82 miliar untuk meningkatkan jaringan irigasi dan drainase di wilayah Kuta Utara sebagai upaya mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Program peningkatan jaringan irigasi Kerobokan–Basangkasa–Umaalas Kelod tersebut saat ini masih dalam proses tender. Proyek ini menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengendalian banjir di kawasan padat penduduk dan pusat aktivitas ekonomi.
Kepala Dinas PUPR Badung, I Nyoman R. Karyasa, mengatakan penanganan dilakukan secara terintegrasi melalui perbaikan saluran yang sudah ada, penataan jaringan drainase, hingga pelebaran saluran pada sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi langganan genangan.
“Penanganan ini bertujuan meningkatkan kapasitas saluran sehingga mampu mengalirkan debit air saat curah hujan tinggi dan meminimalkan potensi banjir,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, proyek tersebut tidak hanya difokuskan untuk mengurangi genangan, tetapi juga melindungi kawasan permukiman, infrastruktur publik, serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan perekonomian di Kuta Utara.
Adapun pekerjaan akan menyasar sepanjang Jalan Kerobokan, Jalan Basangkasa, hingga Jalan Umaalas Kelod. Kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu titik rawan banjir akibat kapasitas saluran yang dinilai belum mampu menampung aliran air secara optimal.
Berdasarkan dokumen perencanaan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh sedimentasi pada saluran, penyempitan penampang akibat perkembangan kawasan, serta keterbatasan sistem drainase yang ada saat ini.
Pemkab Badung berharap proyek peningkatan jaringan irigasi dan drainase tersebut dapat segera terealisasi sehingga frekuensi genangan yang sering mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar dapat ditekan menjelang musim penghujan.
Dengan perbaikan infrastruktur pengendalian banjir tersebut, kawasan Kuta Utara diharapkan menjadi lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung pertumbuhan wilayah yang terus berkembang.


















































